Krisis Integritas, Sekda Cilegon: Perlu Ada Revolusi Mental

CILEGON – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati menyebut krisis integritas tengah menjadi permasalahan yang menimpa bangsa Indonesia, ini tak terkecuali bagi aparatur Pemkot Kota Cilegon.

Sari mengatakan revolusi mental merupakan langkah yang harus dilakukan untuk merubah pola pikir aparatur dan mengatasi persoalan tersebut.

“Krisis integritas menjadi masalah mendasar yang dialami oleh bangsa ini. Sehingga berpengaruh pada cara berpikir, sikap, perilaku, dan cara kerja khususnya di pemerintahan. Maka dari itu perlu adanya revolusi mental,” katanya.

Sari menjelaskan revolusi mental perlu digerakkan untuk membangun karakter aparatur yang lebih baik, sehingga juga berdampak pelayanan kepada masyarakat yang memuaskan.

“Adanya gerakan nasional revolusi mental di Kota Cilegon diharapkan dapat memperbaiki dan membangun karakter yang mengacu pada nilai-nilai kejujuran, etos kerja, dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang maju,” ungkapnya.

Selain itu, Sari juga meminta agar gerakan revolusi mental ini dilakukan secara menyeluruh. “Revolusi mental di Kota Cilegon harus dilakukan gerakan yang menyeluruh di semua aspek kehidupan, dengan melibatkan komponen bangsa dalam gerakan revolusi mental ini,” terangnya.

Sari juga meminta agar sosialisasi ini dilakukan secara serius. “Program revolusi mental ini agar dapat diaplikasikan dan dilaksanakan secara sungguh-sungguh pada kegiatan pemerintahan dan bermasyarakat, serta dapat dijadikan sebagai aspek kehidupan dalam setiap komponen bangsa,” terangnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)