Kritik Kebijakan Gubernur Banten, Dewan : Kepala Dinkes Kok Insinyur?

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yoyon Sujana
Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yoyon Sujana

SERANG – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yoyon Sujana mengkritik kebijakan Gubernur Banten Rano Karno dalam penempatan pejabat di Satuan Kerja Perangkat Daerah, khususnya di Dinas Kesehatan provinsi Banten. Kritikan tersebut Yoyon sampaikan saat menerima audiensi dari Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Cabang Banten, Senin (22/2/2016).

“Saya sebenernya ingin meluruskan pola pikir, biar terdengar oleh gubernur dan kepala dinas kesehatan, masa kepala Dinkes kok insinyur? Bukan dokter, di Pandeglang lebih kacau lagi,” kata Yoyon saat audiensi dengan sejumlah dokter umum di ruang Komisi V DPRD Banten.

Menurut Yoyon, seharusnya, jabatan kepala SKPD harus sesuai kompetensi dan latarbelakang pendidikannya. Dengan hal tersebut menurutnya Dinkes harus dipimpin oleh seorang dokter yang benar-benar memahami kesehatan. “Harusnya dokter jangan insinyur apalagi sarjana pendidikan! Mungkin karena di pendidikan suka memikirkan kesehatan murid,” kata Yoyon yang disambut oleh tawa para dokter. (Bayu)