Kru Film yang Hanyut di Bagedur Ditemukan Dalam Keadaan Tewas

0
111
Jenazah ahyu Triyoga (34), seorang kru film asal Kendal, Jawa Tengah, yang hanyut terbawa arus saat berenang di pesisir Pantai Bagedur, Kampung Cisawuey, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Minggu (17/9) saat dievakuasi petugas gabungan. (Foto: Basarnas Banten)

LEBAK – Wahyu Triyoga (34), seorang kru film asal Kendal, Jawa Tengah, yang hanyut terbawa arus saat berenang di pesisir Pantai Bagedur, Kampung Cisawuey, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Minggu (17/9) sekira pukul 16.30 WIB berhasil ditemukan dalam keadaan tewas hari ini pukul 16:00.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Pos SAR Banten Hairoe Amir Abyan, jenazah korban ditemukan 500 meter dari lokasi tenggelamnya korban. Tidak ada anggota tubuh korban yang hilang, namun sebagian warna kulit sudah memutih.

“Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Malimping. Ada beberapa kawan korban yang menunggu di sana,” papar Hairoe saat dikonfirmasi Radar Banten Online melalui pesan whats app, Senin (18/9).

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman mengaku berterima kasih kepada seluruh unsur yang telah membantu tim SAR dalam melakukan pencarian jenazah korban, sehingga proses pencarian tidak berlangsung sangat lama.

“Saya mengimbau agar mengutamakan keselamatan jika bermain di air laut dan patuhi rambu-rambu dan peringatan dari penjaga pantai,” ujarnya.
Sebelumnya, diberitakan Radar Banten Online, kronologis kejadian, korban bersama rekan-rekannya sebanyak 11 orang, usai melakukan kegiatan syuting pengambilan scene film di Pagelaran, lalu kembali ke penginapan Villa Kuning yang tidak jauh dari tempat kejadian. Pukul 16.00 WIB, korban beserta teman-temannya pergi ke Pantai Bagedur untuk berenang dengan menggunakan pelampung berupa ban dalam mobil.

Saat berenang, teman korban melihat korban terlepas dari ban pelampungnya sehingga terseret arus ombak pantai. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)