Kualitas PPIH Salah Satu Faktor Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

0
747 views
Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nur Syam mengukuhkan PPIH Embarkasi/Debarkasi Pondok Gede. Foto: Dok. Kemenag

JAKARTA – Kualitas pelayanan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji. Profesionalitas PPIH penting di tengah upaya Kemenag untuk terus meningkatkan kualitas layanan terhadap jemaah haji.

Pesan ini disampaikan Sekjen Kemenag Nur Syam saat pengukuhan PPIH Embarkasi/Debarkasi Jakarta – Pondok Gede Tahun 1438H/2017M, di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (12/7). Plt Dirjen Penyelengaraan Haji dan Umrah ini mengukuhkan 23 orang anggota PPIH. Mereka akan bertugas memberikan layanan kepada jemaah haji pada Embarkasi/Debarkasi Jakarta Pondok Gede Tahun 1438 H/2017 M.

Anggota PPIH Embarkasi Jakarta-Pondok Gede berasal dari personel Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kepolisian DKI Jakarta, Kantor Imigrasi DKI Jakarta. Embarkasi Jakarta Pondok Gede sendiri, akan melayani pemberangkatan 24.385 calon jemaah haji asal DKI Jakarta, Banten, dan Lampung.

Nur Syam memastikan bahwa peningkatan kualitas layanan, salah satunya bisa dilihat dari kepuasan jemaah. Salah satu unsur yang dapat mendorong meningkatnya skor kepuasan jemaah adalah PPIH. “Tahun lalu, berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) kita mendapatkan skor 8,3. Tahun ini semoga bisa mendapat 8,5,” ujar Nur Syam dilansir Kemenag.

Nur Syam mengingatkan bahwa tugas PPIH pada musim haji kali ini tidak ringan. Peningkatan jumlah jemaah, menuntut petugas dapat bekerja optimal. Maka dari itu, lanjut pria yang juga menjabat sebagai Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah ini, keikhlasan petugas sangat dibutuhkan.

Meski layanan haji merupakan hal rutin, namun jemaah yang menjadi objek selalu berbeda. Akan hal ini, Nur Syam berharap PPIH dapat menerapkan 5J, yaitu, pertama, jadilah panitia yang sehat. Kedua, jadilah petugas yang perkasa (siap melayani petugas), Ketiga, jadilah panitia yang memahami seluk beluk penyelenggara haji. Keempat, jadilah panitia penyelenggara haji yang melayani (harus tampilkan wajah yang ceria). Kelima, jadilah panitia yang ikhlas. (Ilm/Kemenag/Aas)