Kualitas Udara di Sekitar Industri Cilegon Tidak Sehat

CILEGON – Kualitas udara di sekitar lingkungan industri Kota Cilegon dinyatakan kurang bersahabat dengan masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon pun mengakui akan hal itu.

Kepala DLH Kota Cilegon, Ujang Iing mengatakan wilayah Kecamatan Ciwandan khususnya di lingkungan sekitar industri kualitas udaranya tergolong dibawah baku mutu atau kurang baik bagi kesehatan masyarakat.

“Kalau di perkotaan masih tergolong aman. Tapi di daerah yang banyak industrinya kualitas udaranya kurang baik, tidak sesuai baku mutu,” katanya saat ditemui sejumlah wartawan di kantornya, Selasa (20/2).

Ia menjelaskan kualitas udara di wilayah Kecamatan Purwakarta dan Kecamatan Ciwandan dapat ia lihat melalui alat pengontrol udara yang sudah terpasang di dua Kecamatan tersebut.

“Kita sudah memiliki dua alat pemantauan kualitas udara di Kota Cilegon. Terpasang di Kecamatan Purwakarta dan Kecamatan Ciwandan,” ucapnya.

Di tahun ini, Ujang mengaku akan menambah satu lagi alat pengontrol kualitas udara itu. Rencananya alat tersebut akan dipasang di wilayah Kecamatan Gerogol. Namun demikian ia berharap kepada para pelaku usaha di Kota Cilegon agar tetap peduli dengan lingkungan sekitar.

“Seluruh industri di Kota Cilegon wajib melakukan penghijauan di lingkungan perusahaannya masing-masing. Kualitas udara juga sebagian besar dipengaruhi oleh faktor cuaca,” ujarnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)