Rano Karno di rumah duka.

SERANG – Gubernur Banten Rano Karno mengunjungi rumah Castim, salah satu korban tersengat arus listrik saat memasang rambu-rambu jalan di Jalan Raya Pakupatan-Palima, dini hari tadi. Rano didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Banten Deden Aprindhi menyambangi kediaman Castim, Perumahan RS Pemda Blok C7 No. 26, Cipocok Jaya, Kota Serang.

“Saya ikut berbelasungkawa atas terjadinya musibah ini, ini kita jadikan pelajaran. Kita semua berduka atas kejadian ini,” papar Rano saat ditemui di rumah duka, Rabu (27/7).

Rano berharap seluruh keluarga tabah menerima cobaan ini dan mengambil hikmah. “Kita kesini untuk menghibur keluarga yang ditinggalkan. Untuk semua harus kita ingat, safety itu penting,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Banten, Revri Aroes angkat bicara terkait adanya petugas di dinas yang dipimpinnya tersebut yang menjadi korban jiwa saat memasang rambu-rambu jalan.

Revri menjelaskan, korban tersengat arus listrik tegangan tinggi saat memegang rantai crane yang digunakan untuk memasang rambu-rambu tersebut.

“Jadi rantai itu rupanya menyentuh kabel tegangan tinggi yang tanpa pelindung, korban (Castim) bersama lima orang lain dari pihak ketiga langsung terpental karena sambera listrik itu,” ujarnya.

Selain Castim, korban meninggal lain adalah Wawan, korban adalah petugas dari pihak ketiga yang bekerjasama dengan Dishubkominfo Provinsi Banten untuk pemasangan rambu-rambu tersebut. “Kalau almarhum Castim itu PNS di kita (Diahubkominfo) sedangkan wawan karyawan pihak ketiga, untuk memasang rambu-rambu kita kan bekerjasama dengan pihak ketiga,” tambah Revri.

Tiga korban lain yang merupakan petugas dari pihak ketiga, lanjut Revri, berhasil diselamatkan, hanya mengalami luka akibat terpental. “Musibah ini kita jadikan pelajaran, safety sudah kita upayakan, korban pun memakai sabuk pengaman, mungkin karena kondisi kabel tanpa pelindung, kemudian korban memegang rantai besi, sehingga listrik tetap menyambar korban,” ujarnya. (Bayu)