Kuota Tambahan Rumah Subsidi Belum Diterapkan

0
595 views

SERANG – Pemerintah menyetujui penambahan kuota rumah subsidi pada September 2019 lalu. Hampir sebulan, kuota tambahan ini belum bisa direalisasikan kepada pengembang. Ini diungkapkan Ketua Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Banten Roni Hadiriyanto Adali saat dihubungi via telepon selularnya, Rabu (9/10).

Ia mengatakan, kuota tambahan sebanyak 20.000 unit ini belum direalisasikan karena terbentur anggaran. Pemerintah tidak memiliki anggaran untuk merealisasikannya, tetapi pemerintah akan membuat kerja sama dengan Bank BTN untuk memberikan dana talangan. “Nanti pemerintah akan memasukkan anggaran dana talangan tersebut pada 2020 mendatang,” katanya.

Menurutnya, pemerintah dengan BTN sudah sepakat memberikan dana talangan, tetapi belum bisa dipastikan apakah kerja sama tersebut sudah ditandatangani atau belum. “REI terus melakukan monitoring, jika belum ditandatangani bisa segera agar kuota tambahan terserap dengan baik,” tuturnya.

Ia menjelaskan, karena dana talangan ini berasal dari BTN, kemungkinan hanya BTN yang akan menyalurkan kredit dan perbankan lainnya tidak ikut andil. Untuk penyaluran kredit rumah subsidi lebih dari 20 perbankan yang bekerja sama. “Kemungkinan hanya BTN untuk kuota tambahan ini,” jelasnya.

Menurutnya, dengan belum terealisasi, pengembang tentu kesulitan melakukan akad kredit. Kalaupun ingin hanya mengandalkan sisa kuota yang belum terserap. “Ini juga jumlahnya tidak banyak, padahal kebutuhannya cukup besar setiap bulannya karena ada banyak pengembang,” tuturnya.

Ia berharap, pemerintah segera mempercepat realisasi penambahan kuota sehingga pengembang bisa menjual unit karena banyak rumah ready stock. Jika ini terhambat akan menganggu cash flow pengembang. (Susi K)