Kurang Gizi, Ribuan Anak di Kabupaten Serang Alami Stunting

Bayi
Ilustrasi/ Inet

SERANG – Kasus stunting atau tinggi badan tumbuh tidak wajar di Kabupaten Serang cukup tinggi. Hasil deteksi Dinas Kesehatan (Dinkes), sebanyak 34 persen dari 19.000 anak di Kabupaten Serang atau 6.460 anak yang mengalami stunting.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang Sri Nurhayati mengatakan, kasus stunting terjadi lantaran kurang asupan gizi pada anak. Hal itu berpengaruh pada tumbuh kembang anak. “Ini (stunting-red) disebut kerdil, statusnya cukup tinggi di Kabupaten Serang. Dari 19.000 anak, 34 persennya terdeteksi stunting. Ini gejala gizi tidak baik,” ungkap Sri melalui sambungan telepon seluler, Kamis (17/5).

Dijelaskan Sri, stunting bukan hanya memengaruhi tinggi badan anak, melainkan juga berdampak pada pertumbuhan otak anak tidak maksimal. Kondisi itu, mengakibatkan ketika anak tumbuh dewasa tidak sebaik anak yang memiliki gizi yang cukup. “Anak (penderita stunting-red) tidak memiliki kualitas SDM (sumber daya manusia-red) seperti anak lainnya,” jelasnya.

Padahal, kata Sri, status anak akan menjadi regenerasi mendatang. Menurut Sri, terjadinya kasus stunting selain akibat kurangnya asupan gizi, juga karena faktor keturunan. Namun, lebih didominasi faktor asupan gizi. “Faktor keturunan bisa saja mempengaruhi, tapi kecil sekali. Yang paling berpengaruh, ya asupan gizinya,” tandasnya.

Senada disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kabupaten Serang Henny Widhani. Menurut Henny, stunting terjadi berawal dari asupan gizi ibu untuk bayi yang masih dalam kandungan. Asupan protein dan energi sang ibu yang tidak mencukupi memengaruhi tumbuh kembang bayi. “Stunting ini harus ditangani dari sang ibu ketika masih mengandung,” ujarnya.

Kata Henny, pihaknya terus berupaya untuk meminimalisasi kasus stunting. Salah satunya, pemberian tablet penambah darah dan tablet protein kepada ibu hamil. “Kalau anak sudah stunting susah. Tapi kita tetap berusaha agar kasus ini (stunting-red) tidak lagi terjadi,” tegasnya. (Rozak/RBG)