Kursi Wakil Walikota Jadi Incaran, Gerindra dan PPP Belum Terburu-buru Pilih Sosok Pengisi

0
649 views
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cilegon Hasbi Sidik (menggunakan kaca mata) saat diwawancarai awak media.

CILEGON – Partai Gerindra maupun Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cilegon masih belum mau terburu-buru memikirkan sosok pengganti siapa yang akan menduduki kursi wakil wali Kota Cilegon yang saat ini mengalami kekosongan.

Kekosongan kursi wakil wali Kota Cilegon ini lantaran Edi Ariadi telah menjabat sebagai Plt Wali Kota Cilegon. Tb Iman Ariyadi telah dinon-aktifkan sebagai Wali Kota Cilegon lantaran tersandung persoalan kasus suap. Jadi, apabila Iman ditetapkan bersalah oleh pengadilan tindak pidana korupsi maka pergantian posisi otomatis akan dilakukan.

Meski PPP dan Partai Gerindra Kota Cilegon menyatakan belum membahas secara internal tentang kekosongan kursi wakil wali kota Cilegon ini, namun kedua pimpinan dari partai tersebut sama-sama menegaskan siap maju jika kepengurusan partainya memilih mereka sebagai calon wakil wali Kota Cilegon.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cilegon, Hasbi Sidik mengaku masih menghormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh Iman Ariadi. Namun jika sudah pada saatnya, sambung Hasbi, Gerindra pasti akan ambil bagian mengusulkan calonnya.

“Namanya prajurit kalau ada perintah tugas partai untuk tempur ya harus siap. Saya pun tidak munafik (menerima jika diusulkan). Kenapa kita mau berpartai kalau kita tidak mau itu. Cuma persoalannya kita ada etika politik yang harus dibangun,” ujar anggota Komisi 1 DPRD Cilegon ini usai menghadiri kegiatan verifikasi faktual partainya, Selasa (30/1).

Terpisah, Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Syihabudin Syibli mengaku masih menunggu keputusan pengadilan dari proses hukum yang sedang berlangsung. Namun apabila Iman terbukti bersalah, PPP pun akan mengusulkan nama dari kader terbaiknya untuk dicalonkan sebagai wali kota Cilegon.

“Nanti dinilai sajalah siapa kader PPP yang terbaiknya. Jangan-jangan itu nanti jatuhnya ke saya. Masa saya ngomong bahwa saya sendiri kader yang terbaik. Tapi bila partai menugaskan ya (saya) harus siap,” kata Wakil Ketua 1 DPRD Kota Cilegon ini. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)