Bagi Anda perempuan pecinta buah, ada kabar gembira. Sebab kegemaran mengonsumsi makanan kaya serat itu mampu mereduksi potensi terkena kanker payudara.

Hasil penelitian Harvard School of Public Health tersebut mengambil sampel sekitar 90 ribu perempuan yang diamati sekitar 25 tahun.

Observasi dilakukan pada pola makan mereka. ”Hasilnya, untuk setiap asupan 10 gram serat per hari, risiko kanker payudara akan menurun 13 persen,” tutur Maryam Farvid, salah seorang yang meneliti, sebagaimana dikutip Daily Mail.

Semakin dini usia seseorang dalam mengonsumsi serat, risiko kanker payudara semakin berkurang. Bila konsumsi dilakukan sejak remaja, persentase penurunan risikonya bisa mencapai 16 persen. Juga, risiko terkena kanker payudara sebelum menopause menurun hingga 24 persen.

Peneliti yang lain, Dr Walter Willet, menambahkan, hal tersebut membuktikan peran gizi pada awal kehidupan seorang gadis. Perkembangan penelitian bisa memodifikasi angka kejadian kanker ke depannya. Termasuk kanker payudara pramenopause. ”Dari studi lain bisa diketahui, jaringan payudara sangat dipengaruhi lifestyle selama anak-anak dan remaja,” ucap Willet.

Di Inggris para ilmuwan menyarankan perempuan makan setidaknya lima buah dan sayuran sehari. Itu tidak hanya mengurangi risiko kanker payudara, tapi juga jenis kanker lain, penyakit jantung, dan stroke. Sebab, buah dan sayuran merupakan sumber yang baik dari vitamin dan mineral, termasuk folat, vitamin C, dan kalium. (ina/c10/ayi/pda)