Lagi, 15 Rumah di Pandeglang Rusak Diterjang Puting Beliung

0
50
Sejumlah warga merapikan rumah yang ambruk akibat disapu puting beliung di Kampung Sidamukti, Selasa (28/11) pagi. FOTO: BPBD FOR RADAR BANTEN

SUKARESMI – Korban akibat sapuan angin puting beliung di Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, terus bertambah.

Pada Sabtu (25/11), angin menerjang 29 rumah di Kampung Sidamukti dan Kampung Jongor. Lalu pada Selasa (28/11) pagi, terjadi lagi di Kampung Bayur RT/RW 01/05, dan Blok Pesisir RT/RW 05/03.

Selain mengakibatkan 15 rumah rusak berat, puting beliung yang terjadi sekira pukul 08.00 WIB itu, tiga orang luka. Yakni, Rasmin (kepala keluarga) dan kedua anggota keluarganya Siti dan Daswi, warga Kampung Sidamukti, Blok Pesisir.

Para korban, dilarikan ke Puskesmas Panimbang untuk dirawat lantaran mengalami luka cukup parah di bagian kepala akibat tertimpa genting dan material rumah yang jatuh.

Korban luka, Rasmin mengatakan, tidak menduga rumahnya akan ambruk. Pada saat hujan deras disertai angin kencang, ia tetap berada di dalam rumah. “Memang rasa takut sih ada mendengar anggin bergemuruh saat itu. Cuma kami enggak kepikiran atap rumah bakal runtuh. Saat genting berjatuhan kami masih di dalam rumah. Banyak genting dan kayu (material) menimpa kepala dan bagian anggota badan saya,” katanya.

Kata Rasmin, tidak ada warga yang memberikan pertolongan. Soalnya, pada saat bersamaan warga yang lain berlari menyelamatkan diri ke area lahan yang lebih luas. “Kami ditolong warga setelah angin dan hujan deras berlalu dan dibawa ke puskesmas,” terangnya.

Ditemui di kantornya, Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Endan Permana mengatakan, anggota Damkar dan Logistik sedang melakukan pendataan kerugian rumah warga yang rusak di Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, akibat diterjang puting beliung. “Petugas sudah di lokasi kejadian untuk melakukan pendataan. Setelah pendataan baru kita berikan bantuan,” katanya. (Herman/RBG)