Lagi, Begal Bacok Pedagang Kopi

0
639 views
Tunah menjalani perawatan di RSUD Cilegon akibat luka bacok di lengan kanannya, Senin (24/1).

CILEGON – Kasus pembegalan berdarah kembali terjadi. Seorang pedagang kopi dan makanan bernama Tunah (37) menjadi korban pada Senin (23/1) malam. Warga Kampung Bulakan, RT 04 RW 06, Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, itu dibacok lengan kanannya. Sepeda motor yang dikendarainya, Honda BeAT bernomor polisi A 2014 WO, dibawa kabur dua pelaku.

Pencurian dengan kekerasan ini terjadi ketika Tunah hendak pulang setelah berjualan kopi dan makanan di kawasan PT Krakatau Steel. Sampai di ruas Jalan Palka, Tunah sebenarnya telah diikuti oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda BeAT berwarna hitam. Di ruas jalan yang sama yang menanjak, di Kampung Pondokwaru, Desa Bulakan, sekira pukul 19.00 WIB, korban dipepet. Salah satu pelaku yang membonceng langsung membacok korban dengan golok. Tebasan mengenai lengan kanan dan korban terjatuh. Salah satu pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban.

“Setiap hari memang sendiri saja pulang-pergi warung. Yang pasti sih karena enggak tahu mau ada bahaya,” kata Ipan, keponakan Tunah, di RSUD Cilegon, Senin (24/1).

Menurut pengakuan bibinya, lanjut Ipan, pembegalan itu terjadi di ruas Jalan Palka di dekat lapangan sepak bola yang sepi dan gelap karena kurang penerangan. “Jadi, dia (menyebut Tunah-red) merasa diikuti dari belakang. Tahu-tahu, dia dibacok lalu motornya langsung dibawa oleh pelaku,” tuturnya.

Kapolsek Cinangka Ajun Komisaris Polisi (AKP) Maruli Manurung mengatakan, Tunah mendapat pertolongan dari warga sekitar kejadian setelah ditinggalkan pelaku. “Tak lama, keluarga korban membawa Tunah ke Puskesmas Cinangka untuk mendapat pertolongan awal. Dari situ, korban langsung dirujuk ke RSUD Cilegon,” katanya.

Pembegalan yang menimpa Tunah masih diselidiki polisi. Penyidik Polsek Cinangka telah mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mengetahui identitas kedua begal sepeda motor. “Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami upayakan, pelaku dapat dibekuk dalam waktu dekat,” tegas Maruli.

Di Ruang Aster RSUD Kota Cilegon, Tunah belum bisa diwawancarai. Saat Radar Banten menjenguknya, pedagang kopi dan makanan itu sedang istirahat dan enggan diganggu.

Sebelumnya, Selasa (17/1), kasus serupa menimpa Hani Wulan Safira (16). Siswi kelas IX MTs Miftahul Hayat itu juga dibacok punggung kirinya ketika melintas di Jalan Nagreg, Desa Melati, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Pelakunya dua orang begal yang mengendarai satu sepeda motor.

Pembegalan yang dialami Hani ini terjadi ketika korban hendak pulang ke rumah orangtuanya, di Kampung Gurait, RT 05 RW 02, Desa Melati, usai pulang sekolah. Sepeda motor yang dikendarai korban, Honda BeAT warna putih A 4196 HU dibawa kabur pelaku. Hingga kemarin, pelaku belum tertangkap. (Hairul Alwan/Radar Banten)