Lagi, Dua Orang Pengeroyok Polisi Ditangkap

SERANG – Enam pelaku pengeroyokan Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Tri Widianto Rabu (12/9) lalu, telah ditangkap polisi. Hingga Jumat (14/9), polisi masih memburu pelaku lain.

“Sudah tambah dua orang lagi. Total ada enam orang yang sudah diamankan,” kata Kapolsek Cikande Komisaris Polisi (Kompol) Kosasih, dihubungi Radar Banten, Jumat (14/9).

Diketahui, anggota Polsek Cikande itu dihajar puluhan preman saat berusaha melerai keributan di Wisma Carity, Kampung Malang, Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Pengeroyokan itu bermula dari kedatangan puluhan orang lelaki ke penginapan tersebut. Mereka memesan kamar untuk menginap. Saat resepsionis meminta pembayaran uang sewa lebih dahulu, puluhan lelaki itu justru meminta gratis.

Lantaran ditolak, puluhan preman itu emosi dan memukuli resepsionis dan merusak kaca ruangan resepsionis. Keributan itu mengundang perhatian Tri Widianto. Korban yang sedang beristirahat di penginapan itu mendatangi meja resepsionis dan berusaha melerai.

Namun, upaya korban justru memancing emosi para pelaku. Korban jadi sasaran pemukulan. Berbekal senjata tajam, gerombolan preman itu mengejar korban hingga di depan kamar yang disewanya. Korban yang mengaku sebagai personel kepolisian terus dipukuli sekelompok preman.

Setelah puas mengeroyok korban, puluhan preman itu merusak sejumlah fasilitas wisma dan kabur meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Cikande. Tak lama, empat orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan ditangkap.

“Dari empat orang yang kita amankan hari Rabu (12/9), salah satunya yaitu ketuanya,” kata Kosasih.

Kosasih belum dapat memastikan jumlah gerombolan preman yang mengeroyok korban. Tetapi, diyakini masih ada pelaku lain yang masih berkeliaran. “Itu nanti hasil pemeriksaan (pelaku-red). Masih ada di luar, yakin tertangkap semua,” kata Kosasih. (Merwanda/RBG)