Lagi, Penyelundupan Ganja Digagalkan Polda Banten

0
949 views
Petugas Ditresnarkoba Polda Banten menunjukkan bungkusan ganja yang dibongkar dari truk gula di Rest Area Bogeg, Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Rabu (5/8).

SERANG – Banten masih menjadi jalur favorit transit peredaran narkoba Sumatera-Jawa. Belum genap dua pekan, menggagalkan penyelundupan 159 kilogram (kg) ganja, petugas kembali mengamankan 150 kg ganja di Rest Area Bogeg, Kota Serang, Rabu (5/8).

Ratusan kilogram ganja itu disembunyikan dalam truk pengangkut gula. Kendaraan pengangkut ganja asal Aceh itu telah diintai sejak keluar dari dermaga Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Nah, saat truk masuk Rest Area Bogeg, tepatnya di Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, petugas melakukan pemeriksaan.  

Tim yang dipimpin langsung Direktur Resnarkoba Polda Banten Komisaris Besar (Kombes) Pol Susatyo Purnomo Condro itu langsung menggeledah tumpukan karung berisi gula itu.

“Truk gula tersebut dilakukan pemeriksaan dan didapati beberapa karung yang isinya bungkusan ganja, ada ratusan bal (ganja-red) di dalam karung itu,” kata sumber Radar Banten di lingkungan Resnarkoba Polda Banten, Kamis (6/8).

Sopir dan kernet truk yang belum diketahui identitasnya itu tak berkutik. Kepada petugas, mereka mengaku karung berisi ganja itu akan dibawa ke daerah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. “Kalau asalnya dari Aceh. Tujuan ganja tersebut dibawa ke Jakarta. Tapi, sebelum dibawa ke Jakarta kedua pelaku ini (yang diamankan di rest area-red) akan menyerahkan ganja tersebut ke pelaku lain di Pasar Kemis. Di sana, ada pelaku lain yang akan membawanya (ke Jakarta-red),” katanya.

Selain sopir dan kernet truk, polisi mengamankan tiga pelaku lain di daerah Pasar Kemis dan Jakarta. “Yang di Pasar Kemis ada dua orang, di Jakarta satu orang. Jumlahnya ada lima orang. Peran mereka ini hanya sebagai penerima dan pengambil barang saja,” katanya.

Dua pekan lalu atau Kamis (23/7), penyelundupan ratusan kilogram ganja menggunakan jasa pengiriman ekspedisi digagalkan. Ganja tersebut rencananya bakal diedarkan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Namun, ganja asal Aceh itu transit terlebih dahulu di wilayah Ciputat, Kota Tangsel. 

Truk pengangkut ganja itu pun diamankan di Rest Area Bogeg. Polisi mengamankan sembilan pelaku di tiga lokasi terpisah. Yakni, Jakarta, Serang, dan Bogor.

“Pengungkapan yang kemarin (159 kg ganja-red) jaringannya beda. Asalnya memang sama dari Aceh, tapi enggak ada kaitan,” ujar sumber itu.

Untuk sementara, petugas dikabarkan telah bergerak menuju Aceh untuk menangkap pelaku lain. “Masih pengembangan, tim masih bergerak kesana (Aceh-red). Untuk barang bukti telah diamankan ke Polda,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Resnarkoba Polda Banten Susatyo Purnomo Condro membenarkan adanya pengungkapan tersebut. Namun, perwira menengah Polri tersebut enggan menjelaskan detail kasus tersebut lantaran masih dalam pengembangan. “Masih pengembangan, nanti dikabarin,” tulis Susatyo melalui pesan WhatsApp. (mg05/nda)