Lagi, Ratusan Kontrakan di Cilegon Dirazia Petugas Gabungan

CILEGON – Ratusan rumah kontrakan atau tempat kos-kosan di dua Kecamatan di Kota Cilegon yakni Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Jombang kembali dirazia oleh petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Cilegon, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS), Kepolisian dan TNI.

Alhasil sebanyak 35 pria dan wanita tanpa memiliki kelengkapan identitas kependudukan digiring ke kantor Satpol PP Cilegon.

Kepala Seksi Perundang Undangan pada Satpol PP Kota Cilegon, Chairul Hasan mengatakan, operasi yustisi yang digelar bertujuan guna menekan para pendatang pasca Idul Fitri ini yang berdatangan ke Kota Cilegon dengan tidak membawa kartu identitas (KTP) dari tempat asal.

“Kita periksa kartu identitas mereka, dan ternyata terdapat tiga puluh lima penghuni kos-kosan yang memiliki KTP luar Kota Cilegon, tetapi hingga saat ini belum mengurus surat izin domisili dari kelurahan,” katanya, Kamis (28/7/2016).

Lebih lanjut Chairul menjelaskan, dari tiga puluh lima orang yang dibawa ke Kantor Satpol PP itu terdapat beberapa pasangan yang diduga bukan suami istri namun tinggal bersama. “Pengakuannya sih mereka bukan pasangan mesum, tapi saudaranya yang hanya main beberapa hari. Tapi tetap kita periksa identitasnya dan kita bawa ke kantor, untuk segera kita serahkan ke masing-masing Kelurahannya agar mengurus pembuatan surat keterangan domisili,” ujarnya.

Dijelaskan Chairul, seusai instruksi Walikota Cilegon tidak melarang para pendatang dari luar daerah untuk datang mengadu nasib dan bekerja di Kota Cilegon tetapi itupun harus dengan syarat wajib menaati peraturan yang berlaku. “Asalkan mereka mentaati aturan kita tidak pernah melarang,” ucapnya. (Riko)