LEBAK – Istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla mengunjungi wisata suku Baduy dengan didampingi ibu Kemendagri, Rabu (14/2). Orang nomor empat di Indonesia tersebut ternyata ingin mengunjungi ke Baduy dalam, tidak hanya ke Baduy luar saja.

“Sebenarnya saya ingin ke Baduy dalam, tapi katanya sedang ada tradisi Kawalu. Jadi wisatawan dari manapun tidak boleh masuk,” ujarnya saat di rumah Jaro Saija, Rabu (14/2).

Kawalu merupakan tradisi berdoa meminta keselamatan bangsa dan negara dengan dibarengi dengan puasa. Tradisi ini dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan Februari sampai bulan April.

“Saya tidak jadi masuk ke Baduy dalam karena ada tradisi Kawalu. Saya hormati tradisi adat ini,” tuturnya.

Kepala Desa Kanekes Jaro Saija mengatakan, dari bulan Februari ini sampai tiga bulan ke depan, Baduy dalam sedang melaksanakan tradisi Kawalu, artinya semua wisatawan tidak ada yang boleh masuk.

“Ya selama tiga bulan tidak boleh wisatawan lokas maupun mancanegara yang boleh masuk ke kawasan Baduy dalam. Saya berterimakasih kepada ibu Mufidah Kalla atas menghormati kebudayaan atau adat suku Baduy,” katanya. (Omat/twokhe@gmail.com).