Lapak Pedagang Pagebangan Digulung

CILEGON – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Cilegon menggulung puluhan lapak pedagang ikan dan sayuran di Jalan Pagebangan, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kamis (16/1). Mereka diangkut karena belum memindahkan lapaknya ke Pasar Blok F.

Tidak ada perlawanan saat pengangkutan lapak tersebut. Para pedagang malah ikut membantu anggota Satpol PP memindahkan lapak-lapak tersebut untuk dibawa ke Pasar Blok F.

Kasi Dalops Satpol PP Kota Cilegon Suroto mengaku, sengaja melibatkan para pedagang dalam pemindahan lapak agar suasana tetap kondusif. Menurutnya, penertiban itu dilakukan untuk menindaklanjuti surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon terkait pemindahan para pedagang yang biasa membuka di Jalan Pagebangan ke Pasar Blok F. “Ada sekira 40, sesuai dengan arahan di surat,” ujar Suroto.

Dijelaskan Suroto, sesuai dengan arahan dalam surat dari Disperindag, lapak pedagang yang ditertibkan adalah lapak yang berada di sapanjang tepi jalan dan trotoar. Agar para pedagang itu tidak kembali ke lokasi seperti yang sebelumnya, menurut Suroto, Satpol PP akan melakukan pengawasan secara rutin setiap pekan.

“Kami akan patroli, kalau ternyata kembali akan kami peringatkan. Semoga saja kali ini para pedagang tidak kembali lagi,” ujarnya.

Pantauan Radar Banten, satu per satu lapak para pedagang diangkut petugas ke atas mobil pikap. Kemudian, lapak-lapak berupa meja berbagai ukuran itu dibawa ke Pasar Blok F yang berada di Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon. Para pedagang ditempatkan di los yang berada di samping kanan pasar. Los yang terbuat dari baja ringan itu berukuran kurang lebih tiga meter persegi.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Cilegon Abadiah mengatakan, Jalan Pagebangan bukanlah pasar. Sebelum diangkut oleh Satpol PP, para pedagang sudah diberikan kesempatan oleh Disperindag Kota Cilegon untuk memindahkan lapaknya sendiri pada Rabu (15/1).

Abadiah berharap, masyarakat tak kembali melanggar aturan dengan membuka lapak di tepi jalan dan trotoar. Selain menyebabkan kemacetan, juga membahayakan para pedagang dan masyarakat umum. “Kami berharap para pedagang bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah disiapkan di Pasar Blok F,” tuturnya.

Ia melanjutkan, Disperindag Kota Cilegon akan terus berupaya menata pasar-pasar yang ada di Kota Cilegon sehingga kegiatan perekonomian masyarakat bisa berjalan secara tertib dan nyaman. (bam/ibm/ira)