Lapangan Kerja di Pandeglang Minim

Sejumlah petugas melayani warga pembuat kartu tanda pencari kerja di ruang pelayanan kantor Disnakertrans Kabupaten Pandeglang, Senin (29/7). Foto Herman Radar Banten

PANDEGLANG – Angka pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Pandeglang terhitung tinggi. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang mencatat, dari Januari sampai Juni, angka pencaker mencapai 6.846 orang.

Tingginya angka itu, salah satunya diakibatkan minimnya lapangan kerja di Kabupaten Pandeglang.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Kerja Disnakertrans Kabupaten Pandeglang Dadun Kohar tak membantah angka pencaker di Pandeglang tinggi.

Hinggi kini, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah pencaker yang diterima bekerja di luar daerah. “Karena setiap warga yang membuat kartu tanda pencari kerja tidak melapor sudah bekerja apa belum. Terlebih pihak perusahaan tidak memberitahukan ke instansi kami,” kata Dadun kepada Radar Banten, kemarin.

Dadun menerangkan, kuota lowongan kerja sejumlah perusahaan hasil kerja sama instansinya tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. “Memang ada hasil seleksi perusahan toko swalayan lokasi seleksinya di sini (kantor Disnakertrans-red), hanya enggak banyak,” katanya.

Dadun berharap, warga Pandeglang ke depan lebih fokus membuka lapangan kerja. “Cara berfikir kita ke depan harus lebih jauh. Sudah saatnya kita sama-sama berfikir bagaimana caranya membuka lapangan kerja, bukan mencari kerja,” katanya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Pandeglang Yangto menyarankan kepada Pemkab agar ke depan lebih fokus dalam membuka lapangan kerja. “Caranya tetap membuka peluang bagi para investor masuk ke Pandeglang untuk membuka lapangan kerja. Dan tentunya masyarakat juga harus mendukung itu,” katanya. (Herman/RBG)