Tamsil Sijaya, salah satu pemain andalan Persita Tangerang saat latihan beberapa waktu lalu. Persita mengincar tiga poin saat jumpa Semen Padang.

TANGERANG – Persita Tangerang berusaha semaksimal untuk meraih poin penuh saat menghadapi Semen Padang, Rabu (5/9) di Stadion Utama Sport Center Dasana Indah (SCDI). Secara teknik, strategi, dan kekuatan tim skuat Pendekar Cisadane sudah siap tempur meraih poin penuh.

Hanya ada sedikit waswas di hati pelatih Persita Wiganda Saputra terkait mental bertanding pasukannya yang selama hampir separuh musim belakangan bertanding tanpa dihadiri suporter yang berlimpah. “Saya sedikit waswas karena mental pemain kita tidak ada yang tahu, saya khawatir kalau dukungan ribuan penonton malah membuat pemain dalam tekanan. Tapi saya berharap sebaliknya, kehadiran pendukung yang melimpah akan menambah semangat pemain berlipat ganda,” kata Gandul, sapaan Wiganda Saputra usai latihan di stadion baru Persita.

Jika itu terjadi diyakini mantan jebolan timnas Primavera tersebut kekuatan Persita akan bertambah belipat ganda. Dan diyakini itu akan menambah besar peluang Persita meraih kemenangan atas klub berjuluk Kabau Sirah.

Ditambahkan Gandul, kekuatan tim Ungu akan semakin kencang dan tajam di lini depan jika melihat kondisi lapangan stadion utama SCDI yang rata dan kondisi tanah yang empuk. Diyakini Gandul, kondisi lapangan akan memudahkan pemain menerapkan intruksi yang diinginkan.

Pola permainan ofensif maupun re-treat (serangan balik) akan dimainkan dengan mudah oleh Aldi Al Achya dkk karena kecepatan pemain akan berkembang baik di kondisi lapangan seperti ini. Pergerakan pemain juga akan dimudahkan mengingat lapangan yang mulus membuat pemain bisa maksimal dalam menempatkan posisi saat melakukan transisi.

“Kalau kondisi lapangan seperti ini saya yakin pemain akan bisa mengeksplorasi kekuatan secara maksimal. Pemain kami memiliki keunggulan dalam kecepatan,” kata Gandul.

Selain mental bertarung pemain asuhannya, Gandul juga waswas menanti kabar soal kesembuhan cedera bek andalan Ledi Utomo. Ledi masih dalam tahap penyembuhan cedera paha yang dialaminya usai tampil menghadapi Persika Karawang.

Meski Gandul sudah menyiapkan pemain pengganti dalam diri Rico Sanjaya dan Andre Sitepu, tetapi kedua pemain ini masih kurang pas menjalankan tugas Ledi di posisi bek kiri. Hal tersebut karena Rico dan Sitepu memiliki karakter yang sama sebagai bek kanan. “Masih ada kesempatan untuk membentuk keduanya agar sesuai dengan pola yang kami terapkan. Mudah-mudahan dalam lima hari kedepan mereka semakin kompak dengan Rio (Ramandika-red) atau Ledi pulih dari cedera,” tukasnya.

Sementara itu Persita juga mendapat kabar baik dengan telah pulihnya Syarif Wijayanto dari cedera lutut yang dialaminya. Syarif telah menjalani latihan rutin bersama Persita seminggu belakangan ini. “Alhamdulillah sudah lebih baik dan bisa dibawa main, mudah-mudahan saya bisa kembali main bareng Persita di stadion baru ini. Saya akan berlatih keras untuk mengembalikan kebugaran dan kemampuan saya,” ucap Syarif. (apw/ibm/ags)