Layanan Data Berkontribusi Besar Terhadap Pendapatan XL Axiata

0
721 views
Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini

JAKARTA – Hingga kuartal ketiga tahun ini, layanan data masih memberikan kontribusi yang sangat signifikan bagi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata). Bahkan semakin kuat sebagai kontributor pendapatan utama bagi perusahaan.

Secara keseluruhan, kinerja perusahaan juga menunjukkan peningkatan signifikan. “Bisnis layanan data menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan yang tertinggi di industri, dengan komposisi pendapatan layanan data dan pengguna smartphone mencapai 71% dan 70%. Saya senang XL Axiata berhasil memanfaatkan momentum untuk terus tumbuh selama 4 kuartal berturut-turut ,” kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini melalui siaran pers.

XL Axiata telah berhasil memanfaatkan momentum meningkatnya penggunaan layanan data di Indonesia dengan terus membangun infrastruktur jaringan internet kecepatan tinggi yang handal dan memperluas cakupan layanan. Jaringan 4G LTE XL Axiata saat ini telah menjangkau 338 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia, dengan hampir 16.000 BTS 4G, serta lebih dari 44.000 BTS 3G.

Selain itu, meningkatnya investasi yang dilakukan di berbagai wilayah di luar Jawa dengan program 3G U900 dan perluasan jaringan internet kecepatan tinggi 4G LTE yang telah mancakup ratusan kota di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Lombok, telah mendorong XL untuk dapat meraih wilayah pertumbuhan baru, selaras dengan semakin meningkatnya trafik Data dan pertumbuhan pendapatan.

“Berbagai penawaran paket Data inovatif kami melalui strategi dual-brand telah telah menghasilkan berbagai pencapaian yang positif, selaras dengan semakin diminatinya XL bagi segmen pasar white-collar dan blue-collar, serta Axis bagi segmen pasar youth, dimana kedua merk tersebut membedakan penawarannya sesuai fokus dari segmen pasarnya,” jelas Dian.

XL Axiata juga terus berhasil menarik jumlah pengguna data dan smartphone, dengan lanju penetrasi smartphone meningkat 3 persen sejak kuartal sebelumnya menjadi 70%. Konsumsi layanan data juga terus menerus meningkat. Trafiknya mencapai dua kali lipat dari tahun sebelumnya, sehingga mempercepat konsumsi data per pengguna. (Aas Arbi)