Teknisi XL Axiata sedang melakukan pemeriksaan terhadap perangkat BTS XL yang berada di pulau Bintan, Kepulauan Riau.

JAKARTA – Kinerja PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) pada kuartal pertama tahun 2018 tumbuh positif dan berhasil meningkatkan kontribusi pendapatan layanan data.

“Pada kuartal pertama 2018 ini, XL Axiata berhasil meraih pendapatan sebesar Rp 5,5 triliun, meningkat sebesar 4% YoY, yang didorong meningkatnya pertumbuhan layanan data. Inovasi produk dan peningkatan kualitas jaringan data, telah berhasil mendorong pertumbuhan layanan data sebesar 29% YoY di kuartal pertama ini. Pencapaian ini merupakan hasil dari tetap berfokusnya kami pada strategi untuk memperkuat proposisi layanan data melalui penerapan dual-brand yang disertai dengan penguatan jaringan secara berkelanjutan termasuk pembangunan jaringan data secara massif di luar Jawa,” kata Presiden Direktur/CEO XL Axiata Dian Siswarini dikutip dari siaran pers, Rabu (16/5).

Dian Siswarini mengungkapkan, pencapaian kuartal pertama 2018 memberikan harapan di tengah persaingan industri. Para operator saling bersaing memberikan penawaran harga layanan yang kompetitif. Selain itu penerapan kebijakan pemerintah mengenai kewajiban registrasi nomor prabayar juga telah menimbulkan dampak ketidakpastian dalam jangka pendek di pasar, namun kami yakin kebijakan ini akan membawa dampak yang positif ke depannya yakni terciptanya industri yang lebih sehat dan berkelanjutan, dan ini tentunya selaras dengan perjalanan transformasi yang sedang dilakukan XL Axiata.

Peningkatan pendapatan data juga tidak terlepas dari terus bertambahnya pelanggan yang menggunakan layanan data. Kini pelanggan XL Axiata yang telah menggunakan smartphone mencapai 74% dari total pelanggan atau sekitar 40,1 juta pelanggan, meningkat cukup signifikan sebesar 28% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Karena itu, perusahaan terus membangun jaringan data, baik 4G maupun 3G. Pembangunan jaringan ini meliputi perluasan jangkauan layanan ke area-area yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan data, terutama di luar Jawa, dan juga memperkuat kualitas jaringan di area yang sudah terjangkau. Saat ini daerah yang terlayani layanan 4G 373 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia, meningkat dari 360 kota pada akhir tahun 2017 lalu. Total BTS 4G yang kini dimiliki oleh XL Axiata juga terus bertambah, dan kini mencapai sekitar 20 ribu unit. Untuk BTS 3G, kini telah mencapai hampir 48 ribu unit di lebih dari 400 kota/kabupaten. Bertambahnya kekuatan jaringan data ini terbukti telah meningkatkan kemampuan dalam melayani peningkatan penggunaan layanan data oleh pelanggan. Total jumlah BTS yang kini dimiliki XL Axiata mencapai 105 ribu. (Aas Arbi)