Ilustrasi

SERPONG – Masih banyak warga yang tidak mengerti soal perlindungan konsumen. Sayangnya mereka baru tahu setelah merasa dirugikan.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Kota Tangsel Gunara Wibiksana mengatakan, warga diminta memahami berbagai bentuk perlindungan konsumen. Jika merasa dirugikan atas berbagai transaksi, warga bisa mengadukannya kepada Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Tangsel.

Sekarang ada beberapa lembaga perlindungan konsumen yang dibentuk untuk memperkuat perlindungan konsumen di Indonesia. Seperti Badan Penyelesaian Sengketa BPSK, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), dan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM).

“Adanya banyak lembaga perlindungan harus dimanfaatkan Oleh masyarakat, katanya, di acara sosialisasi fasilitas konsumen di Saung Serpong, Selasa (9/5).

la menerangkan beberapa kasus konsumen dirugikan. Seperti kerja sama pembayaran kredit kendaraan oleh pihak penjamin. Konsumen kerap menjadi pihak yang paling dirugikan.

Di Tangsel sengketa marak terjadi pada bidang properti dan penjaminan fidusia.

Kepala BPSK Kota Tangsel Kiblatullah mengatakan, biasanya kasus sengketa terjadi saat konsumen memiliki tunggakan pembayaran yang mengakibatkan leasing melakukan penarikan kendaraan melalui debt collector.

Menurutnya, debt collector tidak boleh asal menarik kendaraan itu saat berada di jalan. “Kalau diambilnya di jalanan oleh debt kolektoritu bisa masuk dalam hal perampasan dan pidana. Silakan konsumen tanyakan sertifikat fidusianya. Dan penarikan kendaraan itu harus diketahui oleh pihak kepolisian,” katanya.

Kiblat juga mengatakan, konsumen harus cermat dalam metakukan perjanjanjian dengan pihak leasing tersebut. Konsumen diminta secara jeli mempelajari klausal dalam perjanjian. Ini dimaksudkan agar saat merasa dirugikan dan mengadukannya, konsumen dalam posisi yang benar.

“Biasanya main disuruh tanda tangan perjanjian. Lebih baik pelajari dulu agar tidak ada kesalahan. Bisa saja nanti saat terjadi sengekat pengusahanya berkilah,” ungkapnya. (mg-04/dus/sub/Radar Banten)