Lecehkan Gerakan Salat Tarawih, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

0
1.153 views
Ketujuh pemuda saat menyampaikan permintaan maaf di hadapan Sekum MUI Kabupaten Wajo, Muh. Salman, Wakapolres Wajo Kompol Muh. Marsuki, dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Arsyad Ambo Tuo. Sabtu (10/6) (fajaronline.com/JawaPos.com)

Akhirnya tujuh pelaku video diduga melecehkan gerakan salat tarawih yang sempat viral di media sosial, meminta maaf kepada para ulama atas tindakannya.

“Saya mewakili teman-teman saya, meminta maaf kepada seluruh umat Islam Indonesia dan seluruh dunia atas tindakan dan lelucon yang kami lakukan. Saya sangat menyesali dan tidak ada niat kami sama sekali untuk menistakan agama,” kata Sinardi mewakili ketujuh rekannya saat dilakukan konferensi pers di Mapolres Wajo, Sabtu (10/06).

Lebih lanjut, Sinardi berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan siap menerima hukuman seberat-beratnya bila melakukan perbuatan tersebut di kemudian hari.

Sementara Sekretaris MUI Kabupaten Wajo, Muh Salman, menilai perbuatan yang dilakukan ketujuh anak muda tersebut bukanlah perbuatan yang menistakan agama.

“Setelah melakukan interview untuk mencari tahu motif mereka, kegiatan yang mereka lakukan adalah hanya meniru dan hanya ingin mencontoh yang mereka lihat di medsos,” paparnya sebagimana dilansir dari fajaronline.com (Jawa Pos Group).

Ia berkesimpulan, anak-anak itu tidak melakukan berdasarkan akidah aliran tertentu dan tidak juga mengolok-olok agama. Meskipun mereka bersalah, tetapi tidak masuk ranah penistaan agama. (man/sad/JPG)