Lelang Terbuka JPT, Pansel Siapkan Dua Opsi

0
649 views

SERANG – Meskipun Komisi ASN (KASN) merekomendasikan agar proses lelang terbuka atau open bidding dua jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemprov Banten dilanjutkan, tetapi seluruh peserta belum bisa bernapas lega. Lantaran, panitia seleksi (pansel) bakal memutuskan siapa saja peserta yang berhak ikut untuk lanjut dalam tahapan open bidding. Ada dua opsi yang disiapkan pansel untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, pansel akan menghelat rapat pleno terlebih dahulu pada awal pekan depan. “Pansel harus pleno dulu,” ujar Komarudin melalui telepon seluler, Kamis (9/1).

Komarudin mengatakan, dua opsi yang akan diambil pansel, yakni pertama apakah seluruh peserta akan diikutkan pada tahap selanjutnya. Kedua, hanya sebagian peserta saja yang akan lanjut ke tahap berikutnya.

“Pleno itu untuk menentukan jadwal tahap selanjutnya dan siapa yang akan dipanggil,” tuturnya.

Kata dia, tahap selanjutnya, yakni tes tertulis dan wawancara. Setelah pleno, ia mengatakan, pihaknya akan memberikan pengumuman lagi terkait hasil pleno pansel.

Dengan adanya rekomendasi dari KASN, Komarudin mengatakan, hal itu normatif lantaran adanya perbedaan pendapat atau interpretasi antara KASN dengan pansel. “Kewenangan Pak Gubernur membentuk pansel, tapi rekomendasi KASN akan kami ikuti,” ujar mantan pj bupati Tangerang itu.

Kata dia, perbedaan pendapat antara KASN dan pansel biasa terjadi pada situasi tertentu. “Yang pasti ke depan harus lebih baik. Ini sesuatu yang wajar,” tandasnya.

Komarudin menegaskan, kejadian open bidding itu bukan hanya menjadi pembelajaran bagi pansel, tapi juga KASN.

Seperti diketahui, proses open bidding dua JPT Pratama di lingkup Pemprov, yakni Asda I dan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dihentikan pansel lantaran peserta yang memenuhi syarat tidak mencapai tiga orang. Namun, KASN merekomendasikan agar proses open bidding dilanjutkan.      Salah satu peserta open bidding yang enggan disebutkan namanya mengaku bersyukur proses seleksi terbuka dilanjutkan. “Berarti ada kesempatan bagi kami,” tuturnya. (nna/air/ira)