Libur Panjang, Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Merak Capai 82,3 Persen

Warga mengantre di loket penjualan tiket Pelabuhan Merak pada Kamis (29/3) malam.

CILEGON – Lonjakan penumpang kapal pada Kamis (29/3) mencapai 82,3 persen dibandingkan hari biasa. Tercatat sebanyak 39.503 orang menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni, Lampung. Sedangkan pada hari sebelumnya, jumlah penumpang sebanyak 21.667 orang.

Asisten Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Fariz Rizki menjelaskan, angka lonjakan tersebut dilihat berdasarkan rekapitulasi data harian banding libur panjang dan hari normal. “Pada Kamis (29/3) penumpang pejalan kaki sebanyak 8.086 orang, di dalam kendaraan sebanyak 31.417  orang,” ujar Rizki kepada Radar Banten, Jumat (30/3).

Sedangkan kendaraan, lanjut Rizki, total kendaraan ke Sumatera pada hari itu sebanyak 9.308 unit, terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 2.530, roda empat sebanyak 3.995, bus sebanyak 231, dan truk 2.552. Dengan catatan tersebut, perbandingan jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 78.2 persen. “Untuk hari pertama long weekend, data baru bisa ketahui Sabtu (hari ini), nanti akan kita informasikan perkembangannya,” papar Fariz.

Dijelaskan Rizki, kondisi seperti ini kerap terjadi saat masa libur akhir pekan panjang (long weekend). Karena itu, dalam setiap momen tersebut, ASDP selalu memberikan pelayanan khusus seperti penambahan kapal yang beroperasi, loket pembelian tiket, hingga dermaga.

Selama momen itu, ASDP mengoperasikan 30 kapal, lima dermaga, dan penambahan loket dengan rincian, loket pejalan kaki dari semula hanya enam loket ditambah menjadi sembilan loket. Loket kendaraan roda empat atau lebih dari delapan loket menjadi 12 loket. Sementara, kendaraan bermotor roda dua dari dua loket menjadi enam loket.

Pantauan Radar Banten pada Kamis (29/3) malam, pengguna jasa penyeberangan tersebut mulai memadati pelabuhan sekira pukul 21.00 WIB. Pejalan kaki maupun kendaraan bermotor secara berangsur terus memadati area pelabuhan. Tidak hanya di pintu masuk pelabuhan, kepadatan pun terlihat di dermaga, salah satunya di dermaga satu.

Puncak kepadatan terjadi dari sekira pukul 23.00 hingga 00.30 WIB. Antrean penyeberang memenuhi seluruh loket yang disediakan oleh ASDP. Bahkan untuk loket pejalan kaki, sebagian memilih untuk duduk di bahu jalan dan toko-toko yang berada di sekitar loket.

Arus kepadatan penumpang pada malam itu dipantau langsung oleh Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso. Didampingi sejumlah anggota Polres Cilegon dan manajemen PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Rizki meninjau area pelabuhan. “Seperti yang dilihat, semuanya lancar, baik-baik saja,” ujarnya.

Menurutnya, Polres Cilegon telah menyiagakan 182 personel untuk mengawal arus penyeberangan tersebut dengan mengadakan apel gelar pasukan bersama TNI dan Satpol PP Kota Cilegon. “Kota tetap kita monitor. Setelah Jumat Agung kita akan melakukan pemantauan di daerah Anyar dan sekitarnya. Kita punya opsi, rencananya kontigensi, jika diperlukan akan kita lakukan rekayasa lalu lintas,” paparnya. (Bayu M/RBG)