Libur Tahun Baru 2020, Objek Wisata Gunung Luhur Ditutup

LEBAK – Obyek wisata negeri di atas awan Gunung Luhur yang berada di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, tertutup untuk wisatawan lokal maupun nasional. Alasannya, curah hujan yang tinggi dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan wisatawan, karena pada 6 Desember 2019 baru terjadi bencana banjir bandang dan longsor di Citorek Kidul.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lebak Dede Jaelani menyatakan, dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dibahas mengenai destinasi wisata Gunung Luhur. Dari pihak kepolisian memberikan catatan terkait keamanan di lokasi obyek wisata negeri di atas awan karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Iya, ada saran dan masukan dari Forkopimda pada libur malam tahun baru obyek wisata negeri di atas awan kita tutup. Karena untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan,” kata Dede Jaelani kepada wartawan, Selasa (17/12).

Menurutnya, bencana banjir bandang dan longsor di Citorek Kidul dan sekitarnya menjadi salah satu pertimbangan. Oleh karena itu, Pemkab akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kepolisian untuk mencegah wisatawan datang ke Gunung Luhur. “Kita akan berikan imbauan kepada masyarakat di lokasi wisata untuk tidak buka pada malam pergantian tahun. Ini demi kebaikan bersama,” katanya.

Bupati Iti Octavia Jayabaya berharap wisatawan tidak memaksakan untuk datang ke Gunung Luhur. Curah hujan yang tinggi dikhawatirkan dapat menjadi pemicu terjadinya longsor dan banjir.

Apalagi Kecamatan Cibeber masuk dalam zona wilayah rawan longsor. “Pada awal Desember 2019, di Citorek Kidul sudah terjadi bencana banjir bandang dan longsor. Sampai sekarang masih dalam penanganan Pemerintah Daerah. Karena itu, kita sepakati menutup obyek wisata negeri di atas awan pada malam pergantian tahun,” katanya.

Iti mengimbau, para wisatawan lokal dan nasional untuk menikmati obyek wisata alam lain yang ada di Kabupaten Lebak. Oleh karena Lebak memiliki tempat wisata yang mempesona, di antaranya Pantai Sawarna, Pantai Bagedur, Kebun Teh Cikuya, wisata adat Baduy, Curug Munding, dan obyek wisata alam lainnya. “Banyak tempat wisata alam di Lebak yang harus dikunjungi wisatawan. Mulai dari wisata alam hingga wisata budaya dan sejarah,” imbuhnya.

Sementara itu, Dedi, pengelola wisata alam Gunung Luhur menyatakan, wisatawan sudah banyak yang menghubunginya untuk booking penginapan di Gunung Luhur pada malam pergantian tahun.

Oleh karena itu, dia mengatakan, menyesalkan rencana Pemerintah Daerah yang akan menutup obyek wisata negeri di atas awan pada libur tahun baru. Apabila benar ditutup, dia yakin wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia akan kecewa, karena mereka ingin menikmati panorama alam di Gunung Luhur pada tahun baru.

Wisatawan sudah pesan penginapan untuk libur tahun baru. Tapi sekarang ada keputusan dari Pemerintah Daerah dan kepolisian bahwa negeri di atas awan ditutup. Rencana ini akan merugikan masyarakat,” ungkapnya. (tur/zis)