Lifter Banten Jalani Tes Angkatan

0
131
Lifter PPLP Banten Rizki Juniansyah (kelas 62 kilogram) mengikuti tes angkatan di Sasana Bulldog Gym, RSS Pemda, Cipocokjaya, Kota Serang, Jumat (26/5). Foto : Andre AP

SERANG – Lima atlet angkat besi pelajar Banten yang bernaung di bawah binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten optimistis menghadapi Popnas XIV Jawa Tengah, September 2017.

Optimisme tersebut muncul usai kelima lifter pelajar menjalani tes angkatan yang dilakukan di Sasana Bulldog Gym, RSS Pemda, Cipocokjaya, Kota Serang, Jumat (26/5).

Kelima lifter PPLP Banten itu ialah Alif Wildan Hanaf (kelas +94 kilogram), Mohammad Nandi (kelas 77 kilogram), Rizki Juniansyah (kelas 62 kilogram), Tb Dafi Wijaya (kelas 62 kilogram), dan Gunawan (kelas 50 kilogram).

Kepala Pelatih Angkat Besi Pelajar Banten Mohammad Yasin mengatakan, performa angkatan anak didiknya menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dari rekor latihan dan penampilan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Satria Remaja 1 pada April 2017. “Jumlah angkatan anak-anak naik semua. Bahkan kalau dipaksakan, masih memungkinkan jumlah angkatan akan bertambah. Tapi, kami tidak memaksakan mereka karena ini hanya tes angkatan rutin. Beda kalau nanti di popnas,” kata Yasin kepada Radar Banten, Sabtu (27/5).

Mantan lifter nasional itu menambahkan, capaian tes angkatan yang diraih anak asuhnya membuatnya optimistis di popnas nanti tim angkat besi memboyong medali. “Tiga lifter, yakni Alif Wildan Hanaf (kelas +94 kilogram), Mohammad Nandi (kelas 77 kilogram), dan Rizki Juniansyah (kelas 62 kilogram) saya prediksi mampu meraih medali. Bahkan, peningkatan prestasi ketiganya telah ditunjukkan pada saat Kejurnas Angkat Besi Satria Remaja 1 2017. Tapi, saya berharap puncak performa ketiganya terjadi di popnas nanti,” tutur Yasin.

Sementara itu, Asisten Pelatih Rendi Maulida Yasin menyatakan, sebelum bertolak ke popnas, tim pelatih memiliki beberapa jadwal tryout (ujicoba). Salah satunya, mengikuti Kejurnas Satria Remaja Seri II pada Juli mendatang. “Penginnya kami ada tryout selain mengikuti kejuaraan. Tapi, tergantung anggaran dari Dispora Banten. Kami tetap akan mencoba mengajukan dan berharap direstui,” ucapnya.

Tujuan tryout tidak hanya untuk mengukur kesiapan atlet, tetapi juga untuk melatih mental serta menambah jam terbang atlet. “Apalagi, dua atlet kami, yakni Tb Dafi Wijaya (kelas 62 kilogram) dan Gunawan (kelas 50 kilogram), masih baru dan minim jam terbang. Mereka sangat membutuhkan banyak pengalaman agar semakin matang. Mudah-mudahan semua lifter kita tidak mengalami cedera dan bisa tampil maksimal di popnas nanti,” tutupnya. (Andre AP/RBG)