Liga 2 2019: Perserang Berpeluang, CU Aman

SERANG – Perserang menekuk PSPS Riau dengan skor 2-1, Senin (7/10). Sementara Cilegon United (CU), gagal membawa pulang poin usai dikalahkan Persibat Batang dengan skor 2-1, di Stadion Moh Sarengat, Batang, Jawa Tengah.

Hasil laga pekan ke-21 Liga 2 2019, itu kian membuka peluang bagi Perserang untuk melaju ke babak delapan besar. Sedangkan kans Laskar Geger Cilegon telah tertutup. Namun, CU dipastikan aman dari zona degradasi.

Di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, laga antara Perserang kontra PSPS Riau berlangsung sengit sejak menit awal pertandingan dimulai. Laskar Singandaru menerima serangan bertubi-tubi dari punggawa PSPS Riau.

Bahkan, PSPS Riau unggul lebih dahulu di menit ke-11 atas Perserang, usai gelandang Riki Dwi Saputro membobol gawang Perserang yang dijaga kiper Tb Safrudin.

Ketertinggalan tersebut memacu semangat punggawa Perserang bangkit. Setelahnya, anak asuh Jaya Hartono mulai menguasai jalannya pertandingan. Memasuki menit ke-21, striker Perserang Agung Suprianto memberi balasan. Sepakannya membuat skor berubah 1-1. Hingga jeda turun minum skor kedua tim masih bertahan.

Memasuki babak kedua, jual beli serangan masih berlangsung. Gelandang Perserang Didik Ariyanto cukup dominan membuka peluang untuk timnya. Hingga pada menit ke-50, operan dari Didik disambut baik oleh gelandang Fachmi Nurcholis hingga menjebol gawang PSPS Riau. Skor berubah 2-1.

PSPS Riau terus mengejar ketertinggalannya. Namun, hingga usai babak pertambahan waktu upayanya belum membuahkan hasil. Skor tetap tidak berubah.

Pelatih Perserang Jaya Hartono mengapresiasi hasil positif yang dipersembahkan anak asuhnya. Jaya bangga punggawa Perserang bisa bangkit setelah lebih dulu kebobolan oleh PSPS Riau.

“Alhamdulilah kita bisa memenangkan pertandingan. Ini membuka peluang sedikit lebih lebar dari kemarin, untuk menuju delapan besar. Dengan catatan kita harus bisa memetik poin penuh dari Cilegon. Itu juga melihat hasil Medan dan Cilacap kedepan,” kata Jaya.

Terpisah, di Stadion Moh Sarengat, Jawa Tengah, kekalahan penentu CU atas Persibat Batang terjadi pada menit pertambahan waktu. Atau tepat menit ke-94. Gol kedua Persibat Batang itu dilesatkan oleh striker Imam Witoyo.

Sebelumnya, Persibat Batang mencetak gol pada menit ke-31 yang dipersembahkan striker Dani Marvelous Namangge. Gol balasan dari CU dilakukan oleh gelandang Rinto Ali menit ke-74.

Pelatih CU Imam Riyadi cukup menyesalkan jalannya pertandingan. Terlebih saat memasuki babak pertambahan waktu. Keputusan wasit dinilai merugikan tim asuhannya.

“Pertandingan yang dramatis. Kita mengerti dengan situasi Persibat, tapi tolong harus taulah, cara bermain, terutama wasit. Kita tidak mau mencari kambing hitam. Tapi jangan keterlaluan. Ketika injury time sudah mau habis, pasti ada pelanggaran di depan gawang kita,” ungkap Imam. (rbs/nda)