Lima Cara Mudah Singkirkan Lemak Perut

KEBERADAAN lemak perut tentu sangat mengganggu penampilan. Bahkan menurut penelitian, lemak perut tersebut juga berpotensi menyebabkan terjadinya penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung di kemudian hari.

Jadi, apakah Anda adalah orang yang memiliki lemak perut? Jika belum tahu betul tentang hal ini, ukurlah lingkar perut Anda. Jika menyentuh 102 cm pada pria dan 88 cm pada wanita, Anda berarti mengalami obesitas alias kelebihan berat badan.

Menyingkirkan lemak perut

Agar lemak perut tak semakin mengganggu penampilan atau meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, berikut beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menyingkirkannya:

1. Batasi asupan yang manis-manis

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebih bisa menyebabkan peningkatan akumulasi lemak di perut dan hati. Para ahli percaya bahwa keadaan tersebut bisa menyebabkan resistensi insulin dan sejumlah masalah metabolisme, yang salah satu akibatnya adalah penyakit diabetes melitus tipe 2.

Oleh karena itu, jika Anda tak ingin memiliki lemak perut dan risiko kesehatan yang menyertainya, batasi asupan gula sehari-hari. Ini berarti, Anda harus benar-benar mampu menahan nafsu untuk mengonsumsi minuman soda, jus buah bergula, kue-kue kering, dan sejenisnya.

2. Konsumsi lebih banyak protein

Protein adalah makronutrien terpenting untuk menurunkan berat badan. Dengan kata lain, mengonsumsi protein merupakan strategi jangka panjang untuk mengurangi lemak perut.

Penelitian membuktikan bahwa konsumsi protein yang memadai mampu meningkatkan metabolisme hingga 80–100 kalor per hari, dan membantu Anda makan hingga 441 kalori lebih sedikit dalam sehari.

Pada studi lain dikatakan bahwa jumlah dan kualitas protein yang dikonsumsi berbanding terbalik dengan lemak perut. Artinya, orang yang makan lebih banyak protein dari sumber yang lebih baik memiliki lebih sedikit lemak di perut.

Jadi, jika Anda tak ingin memiliki lemak perut, tak ada salahnya untuk mengonsumsi asupan berprotein seperti telur, ikan, kacang-kacangan, daging, dan susu. Namun, Anda tetap harus ingat untuk tidak mengonsumsinya berlebihan.

3. Batasi karbohidrat

Lebih dari 20 uji coba mendapatkan hasil bahwa diet rendah karbohidrat menyebabkan 2–3 kali lebih banyak penurunan berat badan daripada diet rendah lemak.

Penelitian lain juga membuktikan bahwa diet rendah karbohidrat secara khusus menyusutkan lemak perut dan di sekitar organ hati. Lebih jauh, sebagian besar lemak yang hilang akibat diet rendah karbohidrat adalah cikal-bakal penyakit berbahaya.

Jadi, mulailah membatasi jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi dalam sehari. Para peneliti menyarankan agar Anda mengurangi jatah karbohidrat harian hingga 50 gram. Ini artinya Anda harus mulai menghindari konsumsi nasi putih atau roti secara berlebihan.

4. Olahraga secara rutin dan teratur

Semua orang tahu bahwa olahraga sangat penting untuk menunjang kesehatan, juga dalam hal menurunkan berat badan dan membasmi lemak di bagian tubuh tertentu. Bahkan, terdapat olahraga spesifik yang terbukti ampuh meluluhkan lemak perut.

Olahraga tersebut adalah latihan aerobik, seperti berjalan, berlari, dan berenang. Sebuah studi menemukan bahwa olahraga tersebut benar-benar mampu menyingkirkan sekaligus mencegah seseorang mendapatkan kembali lemak perut setelah penurunan berat badan.

5. Konsumsi makanan berserat

Serat adalah zat yang mengikat air dan membentuk gel tebal yang “duduk” di usus. Gel tersebut dapat secara dramatis memperlambat pergerakan makanan melalui sistem pencernaan Anda. Hasil akhirnya adalah perasaan kenyang yang berkepanjangan dan nafsu makan yang berkurang.

Suatu studi menemukan bahwa tambahan 14 gram serat per hari bisa membuat penurunan 10% dari asupan kalori, dan penurunan berat badan sebesar 2 kg selama 4 bulan. Dalam studi lain, makan 10 gram serat kental per hari dikaitkan dengan penurunan 3,7% jumlah lemak di rongga perut.

Untuk mendapatkan kebaikan serat, Anda bisa mengosumsi berbagai jenis sayur, buah, kacang-kacangan, dan gandum pada porsi yang cukup setiap hari.

Cara di atas perlu waktu hingga hasilnya benar-benar terasa. Jadi, tak ada salahnya bila Anda ingin memulainya saat ini juga, agar efeknya dalam membasmi lemak perut bisa segera dirasakan dalam waktu dekat. (NB/RVS/klikdokter)