Lima Mahasiswa Ini Membuat Pasta Gigi dari Jeruk Nipis

Fajar Ardi Saputra dan dua rekannya di Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) yang menciptakan pasta gigi berbahan jeruk nipis. Foto: Adi Daya Perdana/Radar Jogja/JPG

Jeruk nipis ternyata bisa menjadi bahan pasta gigi alias odol. Manfaatnya, kandungan di cairan jeruk nipis bisa memutihkan gigi.

ADI DAYA PERDANA,  Mungkid

LIMA mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), yakni Fajar Ardi Saputra, Sekar Mutia Ningrum, Evti Riskina, Namitawati dan Ardina Septadilsa kini kondang di lingkungan kampusnya setelah menciptakan odol berbahan herbal. Namanya Lime Kagi yang berbahan jeruk nipis.

Fajar bersama Sekar, Evti dan Namitawati merupakan mahasiswa jurusan pendidikan guru SD di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM. Sedangkan Ardina adalah mahasiswa jurusan keperawatan di Fakultas Ilmu Kesehatan UMM.

Sebenarnya sudah sejak lama jeruk nipis bermanfaat sebagai pembersih. Kolektor keris bahkan biasa menggunakan jeruk nipis untuk mencuci dan menghilangkan karat pada senjata tikam itu.

Karenanya, Fajar Cs menamakan odol buatannya dengan sebutan Lime Kagi. Lime merupakan kata dari Bahasa Inggris yang artinya jeruk nipis. Sedangkan Kagi adalah akronim karang gigi.

Karya itu lolos dalam seleksi Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) Kementerian Riset Teknolgi dan Pendidikan Tinggi. Melalui proposal bertajuk Pelatihan Pembuatan Pasta Gigi Herbal Lime Kagi Penghilang Karang Gigi, kelima mahasiswa UMM itu mengantongi dana penelitian Rp 10 juta dari Kemristekdikti.

Penelitian itu memang tak semata-mata untuk menciptakan produk komersial. Sebab, tujuannya justru demi membuka wawasan masyarakat tentang bahaya karang gigi.

Selain itu, penelitian juga untuk mengajari masyarakat tentang cara membuat pasta gigi dari jeruk nipis. Terlebih, bahan-bahannya cukup mudah diperoleh.

“Bahan utama Lime Kagi adalah jeruk nipis, baking soda, garam halus, peppermint, dan Na-CMC (bahan yang biasa digunakan di industri farmasi dan pangan, red),“ kata Fajar yang dipercaya memimpin penelitian.

Menurut dia, membuat pasta gigi dari jeruk nipis bukanlah hal rumit. Hanya saja, selama ini sebagian besar masyarakat hanya tahu tentang manfaat jeruk nipis sebagai bumbu dapur.

“Sebelumnya, tim diberi kesempatan pre-test. Hasilnya, sebagian besar audiens belum tahu bahaya karang gigi serta manfaat lain jeruk nipis,” jelasnya.

Karenanya, tim itu juga mengkaji potensi Lime Kagi dikembangkan sebagai industri dan diproduksi secara massal.  Atau, setidaknya ibu-ibu rumah tangga bisa membuatnya. (jpg/ara/jpnn)