Lima Makanan di Pasar Kranggot Cilegon Mengandung Bahan Berbahaya

CILEGON – Lima jenis makanan di Pasar Baru Kranggot, Kota Cilegon, mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Kelima makanan itu berupa kue ambon, kerupuk bawang, kolang kaling, pacar cina, dan cumi asin.

Hal itu diketahui setelah petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banten bersama Disdagperin Kota Cilegon memeriksa sejumlah makanan di Pasar Baru Kranggot, Senin (6/2).

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disdagperin Kota Cilegon Ikhsan Hasibuan mengatakan, pemeriksaan sampel makanan ini untuk mencegah makanan yang mengandung bahan berbahaya beredar di pasaran.

“Hasilnya ternyata masih ada saja pedagang yang menjual dagangan memakai bahan yang berbahaya dan berformalin. Kita akan melakukan pembinaan kepada pedagang tersebut agar tidak menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya lagi,” ujar Ikhsan.

Staf BPOM Banten Fauji mengungkapkan, lima makanan yang mengandung bahan berbahaya yakni kue ambon, kerupuk bawang, kolang kaling, pacar cina, dan cumi asin.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan pada kue ambon, kita temukan mengandung methanil yellow dan rodhamine B. Kemudian untuk pacar cina dan kerupuk bawang hanya mengandung rhodamine B. Sedangkan pada kolang kaling dan cumi asin mengandung formalin,” jelasnya.

Pihaknya akan memanggil para pedagang yang terbukti menjual makanan memakai bahan berbahaya tersebut. “Kita akan panggil para pedagang yang kedapatan menjual barang berbahaya dan kita bikin perjanjian untuk tidak menerima dan menjual dagangan yang berbahaya,” katanya. (Riko)