Lima Parpol Usung WH-Andika, Deklarasi Awal Agustus

Pilgub Banten 2017
Lima petinggi parpol tingkat Provinsi Banten makan malam setelah menggelar pertemuan di Jakarta, tadi malam. (Foto: Istimewa)

SERANG – Lima petinggi parpol melakukan pertemuan di sebuah tempat di Jakarta, tadi malam mulai pukul 19.00-20.00 WIB. Mereka menyiapkan koalisi dan mematangkan pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy yang akan diusung sebagai bakal calon gubernur/wakil gubernur di Pilgub Banten 2017.

Mereka yang menggelar pertemuan adalah Ketua DPD I Partai Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah didampingi Ketua Harian I Suparman dan Hasan Maksudi, Ketua DPW PKS Banten Miptahuddin, Ketua DPD Hanura Banten Eli Mulyadi, fungsionaris DPD Gerindra Banten Ali Zamroni, dan Ketua DPW PKB Banten Rahmat Abdul Gani.

Ketua DPW PKS Banten Mipthuddin mengakui pertemuan membahas masalah Pilgub Banten 2017. “Salah satu pembahasannya tentang Wahidin-Andika. Andika merupakan kader Golkar yang ikut dalam penjaringan cagub/cawagub di PKS,” jelasnya.

Sementara Wahidin, lanjut Miptah, sebenarnya PKS sudah melakukan komunikasi sejak lama. “Mudah-mudahan pembahasan pasangan Wahidin-Andika sudah bisa disetujui awal Agustus,” ungkapnya.

Fungsionaris DPD Gerindra Banten Ali Zamroni mengatakan, banyak hal yang dibicarakan pada pertemuan selain pilgub. Kata Ali, dari pertemuan antar-partai semalam, masing-masing sepakat menyamakan persepsi terkait sosok bakal calon gubernur/wakil gubernur yang akan diusung. “Akhirnya, kami sepakat dengan apa yang menjadi kesepakatan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, politikus senior Golkar yang juga Ketua Harian DPD I Golkar Banten Suparman mengungkapkan, dalam pertemuan ada dorongan dari partai-partai lain untuk menyandingkan Wahidin Halim (WH) dan Andika Hazrumy. Suparman cukup mengapresiasi dorongan tersebut. “Kita apresiasi karena Andika mendapatkan tempat di partai-partai tersebut. Koalisi bisa saja terjadi karena politik itu dinamis dan waktu masih ada menjelang pendaftaran,” jelasnya.

Menurutnya, dalam politik segala kemungkinan masih ada. Namun, sejauh ini dari pertemuan sudah ada kesamaan visi di antara lima pimpinan partai. “Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengerucutkan dua nama. Kami pikir ini masih butuh waktu, butuh proses,” ungkapnya.

Ketua DPD Hanura Banten Eli Mulyadi mengatakan, pada pertemuan tersebut banyak hal yang disampaikan kepada Ketua DPD I Partai Golkar. Mulai dari arah strategis pembangunan Provinsi Banten ke depan hingga persoalan pilgub. “Saya berikan masukan ke Golkar soal pilgub, walaupun Golkar punya 15 kursi di DPRD Banten, tapi tidak harus harus jadi gubernur. Saya sarankan karena Andika masih muda, harus belajar terutama soal pemerintahan. Kita sarankan WH sosok yang ideal untuk mematangkan Andika dalam pemahaman tentang pemerintahan. Konfigurasi ini akan menjadi koalisi kuat nantinya,” paparnya.

Terkait keterlibatan parpol dalam pembahasan pembangunan ke depan, Eli berharap, perlu banyak dilibatkan dalam pembahasan pembangunan.

Dihubungi terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangerang Baehaqi mengatakan, wakil Wahidin Halim (WH) bisa diambil dari calon yang melakukan pendaftaran penjaringan di Partai Demokrat. Baehaqi yang juga Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Partai Demokrat ini mengatakan, pendamping WH sudah terang benderang, yakni Andika karena ikut mendaftar penjaringan di Demokrat. “Jadi untuk wakil WH bisa kelihatan terang benderang,” katanya.

Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, pasangan WH -Andika merupakan pasangan bagus. Menurutnya, itu merupakan pasangan tua dan muda yang bisa bekerja sama. “Itu merupakan pasangan bagus dan bisa membawa perubahan,” katanya.

Sementara itu, petahana Rano Karno hari ini kembali melanjutkan agendanya memanggil para tokoh di Banten termasuk nama-nama yang diusulkannya ke DPP untuk mendampinginya maju di Pilgub Banten 2017. Sebelumnya Rano sudah bertemu dengan Tb Haerul Jaman (Walikota Serang), Aeng Haerudin (Plt Ketua Demokrat Banten) dan Prof MA Tihami (Ketua DRD Banten). “Pekan depan akan ada beberapa nama tokoh dan pakar yang saya undang untuk meminta saran dan masukan tentang pembangunan Banten,” kata Rano, Jumat (22/7). (Aditya R-Iwan Setiawan-Deni S/Radar Banten)