Lima Tahun Tak Digunakan, RSUD Labuan Jadi Sarang Kelelawar

Seorang warga Desa Labuan melintas di halaman gedung RSUD Labuan, yang kondisi bangunannya kusam dan rusak karena tidak terawat, Selasa (15/8). FOTO: HERMAN

LABUAN – Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuan yang berlokasi di Kampung Labuan, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, mubazir. Gedung yang dibangun pada 2013 itu kini menjadi sarang kelelawar karena hampir lima tahun tidak digunakan.

Selain berubah fungsi, bangunan tersebut juga mengalami berbagai kerusakan seperti pintu kaca pecah, plafon berlubang, dan dinding berlumut.

Tokoh pemuda Desa Labuan TB Dedi Muhidin menyayangkan tidak difungsikannya bangunan rumah sakit yang dibangun Pemprov Banten beberapa tahun lalu itu. “Padahal, bangunan itu masih baru, tetapi kayak bangunan tua saja yang menyeramkan,” kata Dedi kepada Radar Banten, Selasa (15/8).

Dedi berharap, Pemkab Pandeglang berupaya meminta peralihan aset RSUD Labuan itu agar dapat dimanfaatkan. “Gedung itu dibangun di lahan Pemkab seluas 2.500 meter persegi. Kenapa tidak difungsikan saja oleh Pemkab? Ketimbang bangunan itu mubazir,” katanya.

Dedi meyakinkan, jika gedung tersebut difungsikan olah Pemkab, tidak akan menjadi sarang kelelawar dan tidak cepat rusak. “Bahkan, bangunan akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Berkah Pandeglang Firmansyah mengaku, Pemkab sudah berupaya melakukan permohonan ke Pemprov Banten agar bisa mengelola bangunan tersebut, tetapi tidak ditanggapi. Pemprov terkesan tidak mau menyerahkan bangunan itu tanpa alasan yang jelas. “Kita tidak tahu gedung itu bermasalah atau tidak. Yang pasti kita sudah meminta permohonan ke Pemprov Banten secara formal, tetapi tidak diserahkan,” katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang Indah Dinarsiani membenarkan, Pemkab tidak dapat memanfaatkan gedung RSUD Labuan akibat belum adanya serah terima dari Pemprov Banten. “Kita juga tidak bisa menggunakan gedung itu lantaran belum ada serah terima dari Pemprov ke Pemkab,” katanya. (Herman/RBG)