Lion Air yang tergelincir. Foto: Jaws Pos

SURABAYA – Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT658 rute penerbangan Balikpapan-Surabaya tergelincir (overrun) di Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur, Sabtu (20/2).

General Manajer PT Angkasa Pura I Juanda Kolonel (L) Yuwono mengatakan pesawat Boeing 737-900 ER itu diawaki M Nasir Sahil sebagai pilot dan co-pilot Reza Yuda Perdana. Proses pendaratan awal pesawat yang mengangkut 205 penumpang dewasa, 6 anak kecil, 4 bayi dan 7 kru terlihat mulus. Sesaat kemudian, tampak laju pesawat tidak berkurang. “Laju mulai terlihat tidak bisa dikontrol pada titik 28 di landasan pacu itu,’’ kata Yuwono, seperti dilansir JawaPos.com

Pesawat tetap melaju hingga roda bagian depan lepas dari aspal runway  sekitar 84 centi meter. Beruntung, pesawat berhasil berhenti. “Roda utama berada di aspal landasan pacu, sedangkan roda depan di rumput,” imbuh Yuwono.

Evakuasi langsung dilakukan petugas Bandara Internasional Juanda. Akibatnya, jalur penerbangan keluar maupun masuk bandara tersebut ditutup. Proses evakuasi berlangsung 1,5 jam. Sedangkan bandara mulai beroperasi kembali pukul 15.30.  ”Kami harus cepat,  kalau terlalu lama ditutup, banyak pesawat yang delay,” ujar Yuwono.

Dia juga mengatakan, hujan saat itu relatif aman. Sebab pesawat sebelumnya mendarat lancar. Hanya Lion JT658 yang nahas tergelincir.

”Kondisi cuaca kami update terus, seharusnya pilot sudah menyiapkan diri jika sudah tahu kondisi pada jam-jam tersebut sedang hujan,” tambah Yuwono. (JPG)