Lokasi Kampanye Rapat Umum Ditentukan oleh Calon

0
3.888 views
Suasana rapat koordinasi jadwal kampanye rapat umum dan pemasangan billboard di KPU Banten.

SERANG -‎ Jelang ditetapkannya daftar pemilih tetap (DPT) Pilgub Banten 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten‎ lebih dulu menetapkan jadwal kampanye rapat umum. Masing-masing pasangan calon mendapatkan dua kali kampanye rapat umum sebelum hari pemilihan.
Penetapan jadwal kampanye rapat umum dilakukan setelah KPU menggelar rapat koordinasi (rakor) penentuan jadwal kampanye rapat umum dan pemasangan alat peraga kampanye (APK) billboard.

Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Wahidin Halim-Andika Hazrumy mendapatkan jadwal kampanye rapat umum ‎pada 15 Januari 2017 dan 5 Februari 2017. Sementara, pasangan calon nomor urut 2 Rano Karno-Embay Mulya Syarief mendapatkan jatah kampanye rapat umum pada 8 Januari 2017 dan 4 Februari 2017. “Berdasarkan hasil undian, pasangan ‎calon nomor urut 2 menggelar kampanye rapat umum lebih dulu pada 8 Januari dan 4 Februari 2017, kemudian pasangan calon nomor urut 1 pada 15 Januari dan 5 Februari 2017,” kata Ketua Pokja Kampanye KPU Banten Syaeful Bahri saat menetapkan jadwal kampanye rapat umum, Rabu (7/12).

Menurut Syaeful, KPU Banten hanya menetapkan jadwal kampanye rapat umum bagi peserta Pilgub Banten 2017, sementara lokasi kampanye diserahkan kepada masing-masing pasangan calon. “Lokasi untuk kampanye rapat umum silakan ‎ditentukan oleh pasangan calon mengacu pada titik-titik yang telah direkomendasikan KPU kabupaten kota. Satu pekan sebelum pelaksanaan kampanye rapat umum, tim pemenangan wajib melaporkan lokasi yang dipilih untuk menggelar kampanye rapat umum kepada KPU dan ditembuskan ke Bawaslu dan Polda Banten,” ungkapnya.

Kendati kampanye rapat umum difasilitasi oleh KPU, kata Syaeful, pihaknya mempersilakan masing-masing pasangan calon memilih satu atau lebih titik kampanye rapat umum. “Itu kami serahkan ke paslon, apa mau dipusatkan di satu kabupaten kota, atau menggelar kampanye rapat umum di semua kabupaten kota. Yang penting ada laporan ke KPU,” tegasnya.

Sejak tahapan pilkada serentak 2017 memasuki masa kampanye, KPU tidak membatasi waktu kampanye tatap muka yang dilakukan peserta Pilkada 2017. Pembatasan hanya diberikan pada waktu kampanye rapat umum.
“Rapat umum saja yang dibatasi sampai pukul 18.00 WIB. Kalau yang lain-lain, sampai malam tidak masalah. Batasan waktu kampanye diatur dalam Peraturan KPU tentang Kampanye. Dalam PKPU tersebut, batasan diberikan hanya untuk kampanye jenis rapat umum,” ungkapnya.

Selain membahas dan menetapkan jadwal kampanye rapat umum, dalam rakor juga dibahas terkait alat peraga kampanye (APK) jenis billboard. Kedua tim pemenangan paslon sepakat APK jenis baliho diganti dengan APK jenis billboard. Hal itu menyusul baliho yang diproduksi oleh KPU kurang efektif menyosialisasikan peserta Pilgub Banten karena mudah rusak dan hilang.

“Sesuai kesepakatan awal dan telah disetujui oleh KPU RI, APK jenis baliho yang boleh diproduksi ‎paslon diganti dengan billboard. Jadi, kedua paslon boleh memasang billboard di setiap kabupaten kota maksimal tujuh unit,” kata Syaeful Bahri.

Lokasi pemasangan billboard paslon, kata Syaeful, akan di-SK-kan oleh KPU. “Kami meminta masukan kepada Bawaslu Banten terkait pemasangan billboard yang saat ini sudah terlanjur ada sehingga tidak ada pelanggaran kampanye,” katanya. (Deni S/Radar Banten)