Lokasi Pencarian Mahasiswa Unsera yang Tenggelam Diperluas

0
546 views

PANDEGLANG – Hari kedua pencarian korban tenggelam, Dika Dwi Chandra (20) (sebelumnya ditulis Didik Dwi Chandra, red), mahasiswa Universitas Serang Raya (Unsera) di sekitar Pantai Oar, Kecamatan Sumur, pada Minggu (11/12) lalu, belum membuahkan hasil.

Petugas gabungan dari Badan Search and Rescue (Basarnas) Pos Sar Banten, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, dan nelayan setempat pun memperluas lokasi pencarian hingga tiga mil dari lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang Dadi Supriadi mengatakan, proses pencarian terhadap jasad korban masih terus dilakukan ke sekitar karang yang letaknya tidak jauh dari lokasi kejadian. “Belum ditemukan (jasadnya-red), pencarian sudah kita sebar ke kiri dan ke kanan sekitar lokasi, hanya ke tengah laut saja belum kita lakukan karena ombaknya tinggi,” katanya, kemarin.

Dadi meyakinkan, petugas mengalami kesulitan ketika mencari keberadaan korban. Soalnya, kata dia, kondisi perairan di Selat Sunda sedang tidak baik. “Kondisi laut masih kurang bersahabat, sesuai informasi dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika) suhu di laut masih panas, yang bisa menyebabkan curah hujan tinggi,” katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Koordinator Basarnas Pos Sar Banten Hairoe Amir Abyan mengatakan, hingga kemarin (13/12) sore, petugas masih melakukan pencarian jasad korban dengan menggunakan tiga unit perahu karet. Pencarian di hari kedua, lanjutnya, lebih jauh dari lokasi kejadian korban tenggelam. “Masih dalam pencarian, korbannya belum bisa kita temukan,” katanya.

Heru membenarkan, petugas telah memperluas area pencarian jasad korban sampai ke tengah laut. “Kendala kita cuaca dan ombak yang tinggi sekira tiga sampai empat meter di pagi hari dan sore hari. Area pencarian masih di sekitar lokasi musibah,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa kecelakaan laut kembali terjadi di Pandeglang. Kali ini menimpa seorang mahasiswa Unsera bernama Dika Dwi Chandra (20). Lelaki asal Lingkungan Gerem, Kecamatan Grogol, Cilegon, itu terseret ombak ketika sedang asyik berenang bersama lima orang rekannya di sekitar Pulau Oar, Kecamatan Sumur, Minggu (11/12) pagi. (Adib F/Radar Banten)