Lomba Kampung Bersih dan Aman Bisa Berjenjang

0
824 views
Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudi Suhartanto memberikan sambutan pada Sosialisasi dan Workshop LKBA Kabupaten Serang 2020 di gedung Islamic Center Kecamatan Anyar, Jumat (24/1).

ANYAR – Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) diharapkan tidak hanya tingkat kabupaten. Namun, dilakukan berjenjang. Dari tingkat desa atau kecamatan. Sehingga, bisa mendorong kebersamaan antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan Pemkab Serang.

Harapan atau imbauan ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudi Suhartanto dalam Sosialisasi dan Workshop Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020 di gedung Islamic Center Kecamatan Anyar, Jumat (24/1). Turut hadir, Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi, Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Banten AKBP Lilik Supratman, Kasi Orsosmas Ditbinmas Polda Banten AKBP Alimuda Pulungan, Kepala Bidang Bina Lembaga Kemasyarakatan DPMD Kabupaten Serang Risma Fitriani, Camat Anyar Khairil Anwar, dan kepala desa serta ketua rukun warga (RW) se-Kecamatan Anya dan Cinangka.

Dalam persiapan LKBA Kabupaten Serang 2020, Rudi Suhartanto mengaku, melihat pengurus RW dan perangkat desa telah mulai senada dan seirama dengan Pemkab Serang. Terutama, tentang bagaimana menyukseskan LKBA pada tahun kedua ini. “Karena kebetulan tahun ini lombanya RT dan RW se-kabupaten. Jadi, alangkah baiknya sebagai awal penilaian, nanti pak camat juga memberikan penilaian. Sehingga, pihak RW siap dalam penilaian (tingkat-red) kabupaten,” ujarnya.

Secara teknis, Rudi Suhartanto mengatakan, tiap desa mengadakan penilaian kampung bersih dan aman ke tiap RW. Kemudian, pihak kecamatan mengadakan hal yang sama.

Rudi menyarankan, kegiatan lomba semacam ini bisa dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI. “Tolong sampaikan seirama dengan Pemkab. Saya berharap, semua RW partisipasi aktif, sehingga keberhasilan pembangunan Kabupaten Serang terasa sampai level RW,” terangnya. 

Camat Anyar Khairil Anwar mengapresiasi kehadiran ketua RW dan kepala desa dalam Sosialisasi dan Workshop LKBA Kabupaten Serang 2020. Ia optimistis, partisipasi peserta LKBA 2020 mengalami peningkatan. “Ternyata, RW dan pihak desa antusias mengikuti perlombaan ini,” katanya.

Alhamdulillah, (LKBA-red) tahun lalu, memang tidak semuanya mengikuti perlombaan. Dari sisi prestasi, di tahun awal memang ada sekira tujuh desa di Anyar masuk nominasi. Ke depan, prestasi ini bisa ditingkatkan. Mudah-mudahan, tahun 2020 mengalami peningkatan,” sambungnya.

Khairil pun berharap, seluruh kepala desa serta ketua dan pengurus RT/RW di Kecamatan Anyar dan Cinangka terlibat langsung dalam pelaksanaan LKBA pada tahun kedua ini. “Apa yang menjadi masukan dari pihak DPMD dan Radar Banten, tentu akan dilakukan secara bertahap,” katanya.

Sementara itu, Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi mengatakan bahwa kewilayahan dalam LKBA 2020 menjadi hal penting. Karena, penilaian akan dilakukan di seluruh lingkungan RW.

“LKBA 2020 ini bukan antar desa, melainkan antar RW. Jadi, semua RW adalah peserta. Ada 1.511 RW se-Kabupaten Serang. Tidak ada pendaftaran. Semuanya peserta,” katanya. “Dalam penilaian tahun ini, melibatkan 120 orang (juri-red) yang dibagi ke 40 kelompok,” tambah Mashudi.

Pada bagian akhir, AKBP Lilik Supratman mengatakan, ada beberapa kriteria penilaian kampung aman. Di antaranya, kampung memiliki program dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, keberhasilan kampung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami juga menilai keberhasilan kampung dalam menciptakan kader sadar hukum,” terangnya. “Kemudian, kampung bersih dari narkoba dan tersedianya sarana dan prasarana siskamling,” pungkas Lilik. (fdr/don/ags)