Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang, Ciptakan Ratusan Desa Wisata

PETIR – Lomba Kampung Bersih dan Aman 2019 Kabupaten Serang yang diikuti 326 RW di 326 desa di Kabupaten Serang berdampak positif terhadap kemajuan desa. Melalui event yang digagas Pemkab Serang bersama Polda Banten, Korem 064 Maulana Yusuf (MY) Serang, dan Radar Banten itu, telah menciptakan ratusan desa wisata dengan konsep gotong royong masyarakat.

Kemarin (10/12), Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah didampingi Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi bersama unsur pimpinan Kecamatan Petir meninjau kampung bersih dan aman di Desa Mekarbaru, Kecamatan Petir dipandu kepala desa setempat. Selain bersih, kampung juga tampak asri, rapi, hijau, berbunga, dan penuh dengan warna-warni. Di kampung itu, terdapat banyak tanaman, agrowisata, Taman Segitiga hingga Taman Baca Mini.

Tatu menilai, seluruh lapisan mayarakat Kabupaten Serang kembali bergairah membangkitkan semangat budaya gotong royong membersihkan lingkungan melalui event Lomba Kampung Bersih dan Aman. “Lomba ini (Kampung Bersih dan Aman-red) telah menciptakan ratusan kampung wisata,” ucap Tatu usai meninjau salah satu kampung peserta lomba di sela-sela kegiatan Roadshow Kampung Bersih dan Aman 2019 Kabupaten Serang.

Menurut Tatu, Lomba Kampung Bersih dan Aman juga sudah meningkatkan perekonomian masyarakat. Terpenting, kata ibu tiga anak ini, masyarakat mulai memiliki kesadaran menjaga kebersihan, keamanan, serta menerapkan pola hidup bersih sehat (PHBS). Tatu menegaskan, Lomba Kampung Bersih dan Aman akan menjadi agenda rutin tahunan.

“Kami ingin perubahan ini bukan hanya setiap ada lomba, tetapi seterusnya. Kami mengapresiasi para pemuda yang juga sudah menjaga kebersihan kampungnya,” tandasnya.

Sementara itu, Resa, salah satu pemuda Kampung Ranca Kamurang, Desa Mekarbaru, Kecamatan Petir mengatakan bahwa pembangunan desa wisata termasuk Taman Segitiga dan Taman Baca Mini merupakan inisiatif para pemuda setempat. Hal itu dilakukan karena ingin mengubah kampungnya menjadi lebih nyaman sehingga masyarakat setempat betah.

“Saat ini sudah terlihat indah dan nyaman. Kami akan terus merawat lingkungan dan menjaga kampung dengan baik,” tegasnya. (zai/air/ags)