Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi memberikan keterangan pers.

CILEGON – Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi mengatakan, pelaksanaan lomba renang lintas Selat Sunda telah berlangsung dengan tertib dan aman. Ia mengaku kapal barang maupun muatan penumpang yang melintas tidak ada yang terganggu dengan adanya perlombaan itu.

Ia memuji kepada para panitia dan sejumlah pihak yang telah terlibat menyukseskan jalannya kegiatan tersebut.

“Karena sudah kita koordinasikan. Tidak mengurangi kegiatan pelayaran. Mereka bisa bisa mengurangi kecepatan pada saat masuk Selat Sunda sehingga tidak saling mengganggu. Tidak ada yang bersifat krusial,” katanya, Sabtu (3/3).

Selain itu kata dia, kondisi alam juga menjadi faktor pendukung penting. Kemarin malam terang bulan sehingga memudahkan penglihatan peserta lomba mengarungi lautan itu.

“Ombak juga sekitar 1,05 meteran. Tetapi begitu dipertengahan, saya mendapat laporan di Selat Sunda ini ada pertemuan (ombak). Sehingga mereka kena gelombang lebih keras dibanding dipinggir,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, berenang di lautan dengan jarak 39 kilometer lebih selama 10 jam bukan perkara mudah. Yang akan datang ia akan menambah jarak tempuh lomba berenang untuk anggota marinir ini. “Ini akan menjadi tantangan rutin di setiap tahunnya. Ke depan kita targetkan 50 kilometer untuk mereka laksanakan. Nanti kita cari tempatnya,” ujarnya.

Untuk diketahui, perlombaan ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Koprs Marinir.  Ada 284 peserta yang mengikutinya. Untuk juara 1 mendapatkan hadiah utama satu unit mobil Mitsubishi Xpander yang diraih oleh Kopda Marinir Budi Santoso dari satuan Yontaifib 2 Marinir, Jakarta. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)