Longsor di JLS Makin Parah

0
530
LONGSOR JLS: Jalan Lingkar Selatan (JLS), tepatnya di Lingkungan Cigeblag, Kelurahan Banjar Negara, Kecamatan Ciwandan, terus mengalami longsor, Jumat (5/5). Meski sudah berlangsung sejak lama, hingga kemarin belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. FOTO: HAIRUL ALWAN/RADAR BANTEN

CIWANDAN – Ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) di Lingkungan Cigeblag, Kelurahan Banjar Negara, Kecamatan Ciwandan, tepatnya di depan PT Semen Jakarta, mengalami longsor. Informasinya, longsor terjadi lantaran hujan deras yang menguyur wilayah Ciwandan dan sekitarnya pada Kamis (4/5) sore hingga Jumat (5/5) dini hari.

Pantauan Radar Banten, sekira 200 meter tembok penahan tanah (TPT) di lokasi tersebut telah hancur dan hanya bersisa batu-batu bekas TPT. Sedangkan untuk ruas jalan yang longsor terjadi pada sekira 200 x 3 meter ruas jalan dengan kedalaman sekira 2,5 meter.

Salah satu warga sekitar Sadeli mengatakan, ruas jalan itu sudah longsor sejak sekira sebulan yang lalu. Kata dia, awalnya hanya TPT yang longsor, namun semakin lama ruas jalan yang belum mengalami pengerasan juga ikut longsor. “Ini sudah lama sebenarnya, tapi makin lama makin lebar longsornya. Semalam longsor lagi tapi cuma sedikit,” katanya saat ditemui di lokasi longsor, Jumat (5/5).

Kata Sadeli, memang tidak ada korban akibat longsor. Namun, bagian bawah ruko milik warga sekitar ambles dan cukup berbahaya jika ditempati. “Yang punya ruko sudah bilang ke PU (Dinas Pekerjaan Umum-red), katanya sih mau diperbaiki tapi sampai sekarang belum juga diperbaiki,” ungkapnya.

Sadeli mengungkapkan, sebelumnya jalan itu memang belum digunakan lantaran baru hanya sebatas ditimbun oleh tanah. Meski tidak ada korban jiwa akibat longsor itu, ia menyebutkan sempat terjadi kerusakan pada tiang listrik warga sekitar. “Sekarang tiang listriknya malah sudah dipindah, katanya sih nanti jalan itu mau diperbaiki sekaligus dipancang agar lebih kuat,” jelasnya.

Salah satu pedagang di lokasi itu Masinah mengungkapkan, longsor yang terjadi di ruas jalan itu awalnya hanya sedikit. Namun, semakin lama longsor semakin melebar. “Waktu itu makanya ada alat berat yang memindahkan tanah bekas longsor dan menumpuknya di tengah jalan,” ungkapnya.

Masinah menginginkan ruas jalan yang longsor itu segera diperbaiki dalam waktu dekat. Kata dia, jalan itu sudah cukup lama tidak bisa dilalui dan membuat sepi warung makannya. “Kalau kami sih inginnya dalam waktu dekat bisa diperbaiki agar bisa dilintasi, kalau sudah ada yang melintas tentu warung saya juga akan semakin ramai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ridwan mengatakan, saat awal-awal jalan itu longsor pegawai PUPR telah datang ke lokasi untuk memeriksa seberapa parah kerusakan. “Nanti kami akan coba mengirim petugas untuk melakukan survei lagi pada jalan itu,” ungkapnya.

Kata dia, dalam waktu dekat perbaikan ruas jalan itu akan segera diperbaiki dan tinggal menunggu proses lelang proyek. “Sekarang sedang proses lelang, mungkin kita baru mulai pengerjaan pada Juni mendatang,” jelasnya. (Alwan/Radar Banten)