Love Story: Enggak Diajak Narsis, Uneh Bengis

0
533 views
Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

ADA-ada saja persoalan yang terjadi pada pasangan suami istri (pasutri) Uneh (29) dan Oded (32), keduanya nama samaran. Hanya gara-gara Oded tak pernah mengajaknya narsis di berbagai media sosial (medsos) yang dimilikinya, seperti Facebook, Instagram, atau sekadar menjadi foto profil BBM, hingga Whatsapp, Uneh langsung bengis. Oded pun dihadiahi talak satu oleh Uneh yang juga memutuskan untuk pisah ranjang. Ow ow ow, sabar ya Kang Oded.

Lantaran itu, sebulan sudah Oded bak ‘angka satu’, sesuai lagu yang dipopulerkan pedangdut kondang Caca Handika. Yaitu, masak sendiri, makan sendiri, tidur pun sendiri. Eeeaaa.

“Kalau masalahnya selingkuh sih, masuk akal. Ini, cuma gara-gara enggak diajak narsis, langsung pisah ranjang. Lucu kan?” keluh Oded. Lucu sih enggak, tapi yang begitu gejala selingkuh juga. Hehehe.

Sikap Oded demikian, dianggap Uneh sebagai salah satu upaya ingin berbuat selingkuh. Menurut Uneh, jika memang Oded tidak ada niat ke arah sana (selingkuh), pastinya foto istri selalu dipajang di mana pun, entah itu di dompet, dipajang di rumah, termasuk di medsos. Hal itu menandakan, rasa sayang suami terhadap istri dan bangga telah memiliki istri sebaik Uneh. Padahal, hasil dari pernikahan mereka sudah dikaruniai dua anak sepasang, laki-laki dan perempuan.

Namun, dari sejak menikah Oded tak pernah memajang foto Uneh, baik sekadar di wallpaper ponsel atau dimasukkan ke profil foto akun Facebook Oded. Uneh yang sadar akan hal itu, langsung berang. Hanya, sikap uring-uringan yang dilayangkan Uneh, tak pernah ditanggapi serius oleh Oded. Dipikir Oded, sikap Uneh itu hanya meluapkan cemburu dan emosi sesaat.

“Seharusnya enggak perlu marah. Kan, saya pajang foto anak-anak,” akunya. Beda kali Kang. Ntar orang nyangkanya duda kalau enggak ada foto istri. “Iya juga sih,” sanggahnya.

Namun, Oded mengaku seperti itu tak ada maksud apa-apa. Terlebih, punya niat selingkuh atau bahkan poligami. Lantas? Alasan Oded tak pernah memajang foto istrinya, karena setiap berfoto bersama Uneh, baik itu di ponsel atau di studio foto sekali pun, dinilai Oded selalu hasilnya kurang sreg sehingga dianggap Oded tidak layak dipajang atau dilihat orang.

Kondisi itu, membuat Oded selalu enggan memajang foto dirinya dengan Uneh atau foto Uneh lagi sendiri. Beda dengan foto Oded bersama anak-anak. Hasilnya pasti memuaskan Oded sehingga terdorong untuk memajangnya di mana pun, termasuk di setiap medsos. Maksudnya, wajah istri jelek gitu?

“Bukan begitu, wajah istri itu, enggak fotogenik saja. Jadi, kelihatannya kurang bagus saja kalau difoto,” kata Oded berkelit. Alah, ngeles.

Oded mengaku, pernah memajang foto-foto Uneh. Hanya, hal itu terjadi ketika mereka masih pacaran. Foto-foto Uneh dipajang di Facebook, selain disimpan di dompet oleh Oded. Maklum, waktu zaman Oded pacaran dengan Uneh baru media Facebook yang tersedia, tepatnya 2010.

Diceritakan Oded, ia sudah bertemu dengan Uneh sejak 2006, saat keduanya masih duduk di bangku kuliah di Serang. Ibaratnya, hubungan mereka terjalin akibat cinlok alias cinta lokasi. Keduanya kuliah di jurusan yang sama, hanya tingkat semesternya yang beda. Oded lebih senior dari Uneh.

“Waktu itu, senang saja mandang Uneh. Wajahnya sih relatif ya. Tapi, bodinya denok, pakai kerudung, tapi jilbob gitu,” ungkapnya. Yaelah, jadi cinta pada pandangan lekukan nih ceritanya.

Tak hanya itu, Oded tertarik menggebet Uneh, karena karakter Uneh di kampus, selain gaul, juga termasuk mahasiswi yang lumayan berotak alias pintar. Sebaliknya, Uneh mengaku menyukai Oded karena orangnya supel dan humoris, selain ganteng tentunya. Itu pengakuan Oded.

Hanya dua minggu PDKT (pendekatan), mereka langsung jadian. Keduanya, mampu menjaga sikap satu sama lain sehingga hubungan asmara pun, bertahan hingga lulus kuliah.

“Saya suka sama Uneh itu, anaknya pinter, terus lucu saja orangnya. Kalau wajah relatif ya. Buat saya, menjalin hubungan itu, yang penting kenyamanan,” tegasnya. Masa sih?

Setelah lulus kuliah, keduanya juga termasuk beruntung karena langsung diterima bekerja. Oded menjadi tenaga honorer di pemerintahan, sebaliknya Uneh jadi tenaga honorer fungsional di salah satu sekolah. Sampai akhirnya, merasa ada kecocokan terhadap satu sama lain, keduanya memutuskan melangkah kepada hubungan lebih serius. Apalagi, keduanya sudah dekat dengan keluarga pasangan masing-masing, membuat Oded semakin mantap meminang Uneh untuk duduk bersama di kursi pelaminan.

Singkat cerita, mereka menikah dengan pesta perkawinan cukup megah, dihadiri ribuan undangan kerabat dan keluarga. Momen membahagiakan itu pun, sepertinya menjadi hal terakhir yang tidak dapat dilupakan Oded. Selain mendapat kabar bakal memiliki anak pertama. Mengingat, saat ini kisah rumah tangga mereka sedang didera prahara yang dinilai Oded masalahnya serasa tiada guna.

“Pokoknya, momen yang enggak bisa dilupakan bersama Uneh itu, pas jadi pengantin baru. Seminggu kita sama-sama cuti kerja dan jarang keluar rumah, ngerem saja di kamar,” akunya. Ngapain saja tuh? “Biasa main bulu tangkis,” guyonnya.

Awal-awal pernikahan sampai melahirkan anak kedua, masih diselimuti kebahagiaan. Seiring perkembangan zaman, dengan maraknya penggunaan smartphone, cukup memengaruhi kisah rumah tangga Oded.

Ya, baik Oded maupun Uneh mulai jarang berkomunikasi. Mereka fokus pada dunianya masing-masing, yakni dunia maya. Hanya saja, apa yang dilakukan Uneh berbeda dengan Oded. Uneh meskipun kerap disibukkan dengan smartphone-nya, masih mau memajang foto keluarga, yakni foto bersama Oded dan kedua anaknya.

Lain Uneh, lain dengan Oded. Pria bertubuh ideal dan berkulit sawo matang itu, justru tidak pernah sekali pun memasang foto-foto istrinya di semua akun medsos Oded dia punya. Hal itu, tak disadari Oded, ternyata memancing emosi dan tanda tanya Uneh.

“Kirain, istri enggak merhatiin. Ternyata, diam-diam dia suka buka-buka semua akun medsos saya. Ya, kaget dong, pas dia tanya, ‘kok enggak pernah ada foto saya di akun kamu’ katanya,” terang Oded. Terus, akang jawab apa? “Saya sempat bingung juga jawabnya. Takut Uneh salah paham. Saya jawab ‘masa sih?’ pura-pura bego saja,” ungkapnya. Awas Kang, bego beneran.

Menyadari Oded yang tidak bisa menjelaskan secara pasti, Uneh mulai termakan hasutan. Dia curhat kepada teman-temannya, termasuk konsultasi ke keluarga, langsung mengubah sikap Uneh yang makin menggila. Jawaban yang diberikan kepada Uneh dengan sikap yang ditunjukkan Oded, sudah terbaca oleh Oded. Lantaran itu, Uneh bengis dan langsung menghadiahi Oded talak satu, serta memutuskan pisah ranjang.

Uneh balik ke rumah orangtua sambil membawa kedua anak-anaknya yang masih balita. Semua itu hanya gara-gara Uneh tidak pernah diajak narsis.

“Sudah pasti Uneh negatiflah mikirnya. Udah saya prediksi. Makanya, saya siap nerima apa pun keputusan Uneh,” jelasnya.

Terus sekarang gimana Kang? “Ya, doain saja, semoga Uneh cepet sadar dan balik ke rumah. Yang pasti, kebodohan saya itu enggak punya maksud apa-apa. Cuma lupa,” pungkasnya. Ya, hanya Akang yang tahu apakah itu lupa atau kah sengaja. Ya salam. (Nizar S/Radar Banten)