Love Story: Tak Percaya tapi Selingkuh Juga

0
1.035 views
Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

KESUNGGUHAN niat Rio (34), bukan nama sebenarnya, untuk membangun keluarga utuh dan harmonis harus pupus lantaran ulah sang istri, Noni (28), bukan nama sebenarnya. Noni yang dinikahi 2007 lalu kepincut lelaki lain yang ia kenal dari aplikasi social Messenger. Bahkan, Noni pun mengaku, ia telah bercerai dengan Rio selama setahun. Akhirnya untuk melampiaskan sakit hati, Rio pun berulah memacari sepupu dekat Noni. Jadi, begini awal ceritanya.

Rio yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini termasuk salah satu suami yang pengertian. Ia memberikan smartphone kepada Noni agar istri tercintanya tidak jenuh seharian berada di rumah. Tidak tanggung-tanggung, sebagian penghasilannya pun disisihkan untuk membeli kuota paket data agar sang istri nyaman di rumah dengan internet.

“Ya, maksud saya kan pasti seharian di rumah itu jenuh. Makanya, smartphone milik saya dikasih ke istri dan saya cukup pakai handphone jadul saja,” katanya membuka cerita.

Namun, sejak mengenal internet, sikap Noni pun berangsur aneh dan seolah ada yang janggal. Kejanggalan muncul karena setiap hari Noni intens dengan smartphone-nya, bahkan tidak ada yang boleh menyentuh selain dirinya. Ajaibnya, secara tiba-tiba Noni pun meminta bercerai.

Merasa janggal, Rio pun mengendap-endap memeriksa handphone sang istri ketika tertidur pulas. Tak disangka, kecurigaannya pun terjawab. Niat baik sang suami memanjakan sang istri dengan internet pun harus dibalas dengan ulah Noni yang ternyata dekat dengan lelaki di dunia maya. Hal ini diketahui Rio setelah tiga bulan istrinya sibuk di internet.

“Siapa yang nggak sakit hati, saya rela menyisihkan penghasilan saya khusus untuk membeli paket. Eh, ternyata istri saya malah selingkuh dengan lelaki yang dikenalnya di internet. Parahnya lagi, kepada lelaki yang di internet itu, dia mengaku, sudah nggak punya suami selama satu tahun. Coba Kang, siapa yang nggak kesal sama kelakuan yang begitu?” katanya dengan mimik wajah geregetan dengan ulah sang istri. Ya atuh Kang, saya juga kesal kok dengarnya, tapi jangan nyolot ke saya ya, Kang. sabar!

Namun, saat ditanyai aktivitasnya di internet yang intens chatting di aplikasi Messenger, Noni pun tidak mengaku dan berkilah itu hanya teman lama yang ia kenal sejak sekolah dasar. “Pas saya tanya, dia nggak ngaku kalau itu selingkuhannya,” tegas Rio.

Selang dua hari setelah memergoki handphone milik sang istri, Rio pun mendapati kabar dari sang kakak bahwa ada yang mengadu pada dirinya. Pengaduan itu bahwa Noni sedang jalan bareng lelaki lain. Rio dengan emosinya yang tidak terkontrol pun berinisiatif menunggu sang istri pulang yang memang tidak ada di rumah sejak pagi sampai jam 11 malam.

“Benar saja, ternyata istri saya pulang sama lelaki lain yang ternyata teman chatting-nya di internet. Kalau nggak ditahan sama istri, pasti motor punya lelaki itu saya buang ke jurang,” beber Rio dengan muka kemerah-merahan.

Rio bilang, setelah memergoki sang istri, dirinya ribut dan cekcok sampai larut malam. Rio yang sudah tidak tahan dengan kelakuan sang istri akhirnya memutuskan menjatuhkan talak II kepada Noni.

Setelah proses talak jatuh, Rio mengaku mengurung diri satu minggu di dalam kamar. Ia merasa sakit hati dengan kelakuan, Noni.

“Asli, saya masih nggak percaya karena sudah disakiti sama perempuan yang memaksa untuk dinikahi dua tahun lalu. Dia malah berkhianat,” akunya.

Sebulan berlalu setelah bercerai, Rio kembali beraktivitas dengan rasa sakit hati terhadap ulah mantan istrinya. Namun, tidak disangka sepupu Noni pun menghubungi Rio dan memberi tanda bahwa dirinya suka kepadanya sejak Rio menikah dengan Noni. Rio yang hatinya kacau pun tidak mau menyia-nyiakan kesempatan. Ibaratnya, kucing mana yang menolak kalau disodori ikan? Begitu juga dengan Rio yang menanggapi sepupu dekat Noni, sebut saja Siti (21), bukan nama sebenarnya.

“Alasan saya waktu itu buat menjalin hubungan sama Siti, ya karena pengin balas dendam ke perempuan karena saya sudah disakiti,” terangnya.

Rio berencana balas dendam dan menyasar perempuan ABG karena memang ABG itu masih labil. “Jadi, kalau disakiti pasti bakal diinget terus,” tuturnya.

Dianggap rezeki nomplok, Rio pun menjalin asmara dengan Siti hingga sebulan lamanya. Meski senang, Rio mengaku tidak nyaman karena Noni masih melekat erat di pikirannya. Selain balas dendam, Rio pun memanfaatkan Siti agar bisa mengawasi aktivitas Noni.

“Ya, bagaimana pun saya sudah niat serius dengan Noni dan masih berharap agar bisa rujuk lagi,” terangnya.

Setelah menikmati asmara satu bulan, hubungan Rio dan Siti pun berakhir. Berakhirnya hubungan dengan sepupu dekat Noni ini lantaran Siti merasa hubungannya tidak baik dan takut ketahuan Noni. “Meski menikmati, ya hubungan ini emang nggak baik. Akhirnya mau bagaimana lagi? Kita putus,” katanya sambil mengisap sebatang rokok di tangan kanannya.

Harapan Rio agar bisa rujuk pun terwujud. Selang tiga bulan setelah berpisah, Noni mendatanginya dengan pengakuan salah karena sikap egois dan tertutup pada suami. Akhirnya, Rio menerima Noni kembali dan kembali menjadi suami istri.

“Alasan saya menerima rujuk, ya karena anak. Kalau bukan karena anak, mana mau kembali ke perempuan yang sudah buat saya sakit hati?” ujarnya.

Satu bulan setelah rujuk, Rio merasa masih canggung berkomunikasi dengan istrinya. Sakit hatinya masih berasa nyesek, ya Kang?

Rio menuturkan, suasana keluarga kecilnya kembali membaik setelah enam bulan berlalu dan Noni pun mengandung anak kedua dari Rio. “Nah, setelah saya tahu kalau Noni sedang mengandung, saya sudah memaafkan semuanya. Karena memang kesungguhan minta maaf dari Noni pun ditunjukkan dengan sikapnya yang terbuka dan tidak lagi memegang handphone,” tuturnya.

Rio melanjutkan bercerita, meski sudah rujuk, Noni belum mengaku bahwa dirinya dulu selingkuh di Messenger. Soal hubungannya dengan Siti, Rio pun masih menutup rapat-rapat rahasia hubungannya dengan sepupu dekat sang istri. Setelah komunikasi membaik dan Noni pun telah melahirkan anak kedua, Noni kini menjadi lebih agresif dan gampang curiga saat Rio memegang handphone. “Ya, mungkin dia takut karena dia sudah pengalaman,” tutupnya.

Meski sakit hati terhadap perempuan masih menggumpal di hatinya, Rio memilih untuk melupakan semuanya dan memulai hidup dengan keluarga bahagianya. Rio takut mendapat karma atas kelakuannya. Namun, Rio tidak dimungkiri bahwa aibnya dengan sepupu dekat Noni pun masih menjadi sumber waswas. Hmmm, hati-hati sama aibnya ya, Kang. (Wivy-Zetizen/Radar Banten)