Love Story: Ternyata Jono Dikendalikan Orang Lain

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

MENJALIN hubungan rumah tangga tentu harus saling senada dan seirama. Apalagi kalau sudah memiliki anak, harus baik-baik dijaga supaya tidak retak kecil, retak besar, apalagi sampai hancur dan roboh. Wah jangan sampai.

Di Kota Cilegon, ada sejoli dan seatap yang pernah merasakan roboh dan hancurnya bahtera rumah tangga. Adalah Jono (45) dan Jini (42), bukan nama sebenarnya. Sepasang suami istri beranak dua yang sekarang telah resmi pisah. Penyebabnya adalah adanya orang ketiga.

Awalnya, Jini mengendus bau perselingkuhan Jono dengan seseorang yang belum ia ketahui. “Mau langsung semprot, tapi takutnya tidak benar maka dari itu saya sabar dulu,” tutur Jini.

Berangkat dari hal tersebut, ia bersama kerabatnya mencoba menyelidiki kepastian dan kebenaran dari apa yang ia duga. Ia tak mau gegabah, salah-salah malah jadi bahaya. “Awalnya sih memang masih diselidiki, orang ketiga itu benar atau enggak. Beberapa bulan berikutnya mulai kecium dan terbukti,” kata ibu dua anak ini.

Jini menyadari ada yang berubah dari gerak-gerik sang suami. Contohnya, pulang kelewat malam, cenderung menyembunyikan sesuatu, dan bersikap dingin. Sebagai seorang istri, Jini tentu merasa tidak nyaman dengan apa yang ia rasakan, ditambah lagi dengan gundah gulana tatkala Jono mulai jarang memberikan nafkah kepada keluarganya.

Karena tak mau bersedih ria sendiri tanpa solusi, akhirnya Jini curhat kepada kerabat terdekatnya. Jini lalu berdiskusi dan meminta bantuan keluarganya. Ia bertemu saudaranya, Juminten (40), yang ia anggap memiliki jiwa kebijaksanaan yang tinggi. Juminten mengusulkan agar Jini menemui orang pintar agar tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Jono. Juga memecahkan pertanyaan yang beberapa waktu terakhir ini menghantui Jini. Namun, usulan itu tak Jini indahkan, ia bersikeras untuk tetap suuzon dan positif thinking.

“Waktu itu saya belum kepikiran untuk menanyakan kepada dukun atau sejenisnya karena saya percaya suami saya mungkin sedang bosan saja,” kata dia.

Namun, getir demi getir terus ia rasakan, terlebih sang anak, Sarinem (20) membeberkan tentang rahasia hasil investigasinya. Sarinem pun memang menyadari ada hal tidak beres dari gerak-gerik sang ayah. Sarinem tak tinggal diam, ia mencari informasi dengan cara mengecek handphone sang ayah untuk mencari sesuatu yang ganjil. Hal ini tentu dilakukan saat orangtuanya telah tertidur pulas. Namun, beberapa kali ia cek, tak kunjung ditemukan bukti yang mengarah pada indikasi adanya perselingkuhan antara Jono dan perempuan lain.

Jono yang kian hari kian berubah kebiasannya semakin menutupi diri. Sarinem pun tak pernah dibiarkan untuk meminjam handphone-nya, bahkan cenderung ketus saat Sarinem memaksa meminjam handphone-nya. Dengan kecerdikan Sarinem, akhirnya ia berhasil menemukan sesuatu hal yang mengejutkan sekaligus membuatnya sedih tak berujung. Apa yang ia temukan di handphone Jono? Ternyata Sarinem menemukan foto antara Jono dan perempuan lain dengan pose yang tidak wajar tentunya. Tidak wajar sebagai seorang yang telah beristri.

Sarinem tak tinggal diam, ia melaporkan apa yang ia dapati kepada sang ibu. Jini, sang ibu yang memang tengah mengendus ada hal yang berubah dari Jono semakin yakin bahwa suaminya berselingkuh. Jini gerah dan ingin segera menyudahi rumah tangganya, meskipun sebenarnya ia tak kuasa melihat anak-anaknya.

“Saya sempat kaget saat anak saya bilang seperti itu, sempat ingin memutuskan untuk menyudahi rumah tangga ini, tapi saya nggak tega sama anak-anak saya,” kata Jini.

Karena tak tahan, Jini akhirnya memutuskan untuk menemui orang pintar di kampungnya. Ia menceritakan pengalamannya dengan hal-hal ganjil yang ia rasakan perihal sang suami. Orang pintar tersebut mengatakan bahwa Jono terkena guna-guna. Jini sontak saja meyakini hal mistis itu karena orang tersebut memang meyakinkan dan memahami hal supranatural. Jini pun akhirnya percaya bahwa Jono sudah dalam kendali si selingkuhan, entah siapa. Ternyata selingkuhan tersebut merampas kekayaan Jono. Begitu pun dengan kebahagiaan keluarga Jini dan Jono.

“Saat mendengar dari si orang pintar, saya kaget bukan main. Saya yakin suami saya orangnya baik, imannya kuat, pendiriannya teguh,” cerita Jini. Ia melanjutkan, “Memang suami saya ada perubahan, ia lebih sulit untuk ditenangkan dan banyak marahnya,” Lanjut Jini.

Sudah jatuh tertimpa tangga. Setelah mendapat laporan perselingkuhan, Jini pun harus menelan pil pahit perihal suaminya yang terkena guna-guna. Setelah bertanya kepada keluarga, ia mengambil keputusan berani untuk menyudahi bahtera rumah tangganya bersama Jono. (Riza-Zetizen/Radar Banten)