Love Story: Tinggalkan Suami karena Lelaki Lain

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Kasus perceraian sering kali terjadi lantaran pihak ketiga. Ya, hal sama dialami Ipul, (33) bukan nama sebenarnya. Laki-laki yang tinggal di sebuah kampung di Kota Cilegon ini mengetahui istrinya sebut saja Amel (30), bukan nama sebenarnya selingkuh dengan laki-laki lain.

Tak ada yang lebih sakit bagi laki-laki, selain diselingkuhi istri. Itu alasan Ipul merasa sulit melepas kepergian Amel. Hmmm, diselingkuhin istri itu memang nggak enak ya, Kang.

Ipul sehari-hari guru di sebuah madrasah tsanawiyah swasta. Ipul juga mengajar di sebuah madrasah ibtidaiyah (MI) yang didirikan almarhum ayahnya. Pada 2007 lalu, Ipul menikahi Amel yang saat itu masih berstatus single. Mereka sama-sama tinggal di Kota Cilegon.

Saat Ipul melakukan lamaran, orangtua Amel langsung setuju. Alasannya lantaran Ipul anak baik-baik dan anak dari seorang tokoh masyarakat yang disegani di kampungnya. Amel pun mengamini apa yang orangtua kehendaki. Ipul di mata Amel pun cukup menarik. Ini yang membuat Amel tidak keberatan menerima lamarannya. Wah, so sweat juga yah.

Setelah menikah, keduanya menjalani masa-sama bahagia. Ipul pun akhirnya tinggal di rumah orangtua Amel. Kehidupan mereka baik-baik saja. Buah perkawinan mereka adalah dua anak yakni perempuan dan laki-laki yang sangat menarik. Sebut saja Risma (8) dan Deden (4), keduanya bukan nama sebenarnya.

Rumah tangga Ipul dan Amel pun nampak normal-normal saja. Tidak pernah terdengar keributan yang membuat rumah tangganya retak begitu saja. Sanak kerabat pun hanya tahu, rumah tangga Ipul aman dan tenteram. Ini lantaran Ipul tinggal di rumah mertua yang jauh dari saudara-saudara Ipul.

Tetapi badai bencana rumah tangga bisa datang kapan saja. Di penghujung 2015, saudara-saudara Ipul dibuat terkejut dengan keberadaan Ipul yang hampir setiap saat kembali ke rumah orangtuanya. Hampir 30 persen, kampung tempat tinggal Ipul dan orangtuanya banyak diisi saudara-saudara Ipul. Wajar saja bila saudara Ipul terkejut melihat Ipul yang selalu ada di rumah setiap saat dalam beberapa minggu.

“Iya, soalnya kalau setiap hari ada di sini, kita jadi terkejut kan, bertanya-tanya ada apa? Mana istrinya nggak di sini juga kan? Jadi ada aja kita sebagai saudara curiga kenapa-kenapa,” kata Subhi (51), bukan nama sebenarnya yang merupakan saudara, kakak sepupu Ipul.

“Nah, akhirnya Ipul mulai cerita kepada saudara-saudaranya. Mungkin Ipul juga kayaknya nggak enak kalau nggak cerita sama saudara, kalau dia sudah bercerai dengan Amel,” lanjut Subhi.

Konon, Ipul terpaksa menceraikan Amel lantaran sikap Amel yang mulai berubah dalam beberapa waktu. Amel ternyata kepincut dengan laki-laki lain yann menurut Amel lebih menarik dan mapan dari Ipul. Duh, kok bisa gitu yah.

Tenang bae Pul. Dulur-dulur sire nane ning buri sire ari mengkonon sebab kejadian pegatane. Ceraiaken bae ore pape, wadon mengkonon mah uwis ore bener. Ore pantes di pertahankan,” kata Subhi saat menasehati Ipul kala itu.

Ulah Amel pun sebenarnya sangat disesalkan kedua orangtua Amel. Tetapi apa boleh buat. Nasi sudah menjadi bubur. Orangtua Amel hanya bisa meminta maaf kepada kepada Ipul. Keduanya sepakat bila hak asuh anak diambil Amel. Tetapi Risma dan Raden diperbolehkan bila ingin tinggal atau mengunjungi Ipul.

Hampir setengah tahun Ipul menduda. Ia berusaha menghilangkan segala pikiran buruk akibat perceraian yang sebenarnya tidak diinginkan. Ipul kini mulai merajut cintanya kembali dengan wanita yang lebih mengerti dirinya dan lebih baik dari Amel. Sementara Amel tidak jelas statusnya dengan laki-laki selingkuhan. Kini Amel berkerja di salah satu restoran untuk menafkahi diri sendiri dan kedua anaknya. (Haris-Zetizen/Radar Banten)