LPM Desa di Tangerang Jadi Mitra Kades Majukan Desa

BOGOR – Ratusan pengurus dan anggota lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) desa di Kabupaten Tangerang mengikuti peningkatan kompetensi di Hotel Yasmin, Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada 1-3 Oktober 2019. Kegiatan tersebut digelar oleh Institute For Development Of Economis and Sosial Enpowerment (INDes) bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Tangerang beserta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang.

Direktur INDes Heri Yanto mengatakan, ada tiga materi yang disampaikan dalam peningkatan kompetensi tersebut. Yakni, tentang pemberdayaan, inovasi desa dan penjabaran tugas pokok dan fungsi LPM. “Kami (INDes-red) bersama APDESI memiliki konsen tinggi terhadap pemberdayaan dan peningkatan kapasitas LPM. Tujuannya agar lembaga-lembaga desa bisa memiliki kompetensi  yang baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang Ahdiyat Nuryasin menambahkan, peningkatan kompetensi tersebut sesuai dengan arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa organisasi atau lembaga yang ada di desa harus diberikan peningkatan kompetensi yang diharapkan dapat bersinergi bersama kepala desa dalam memajukan desa. Apalagi selama ini keberadaan LPM ada seperti tidak ada, perannya belum greget dan optimal. “Diharapkan setelah mengikuti peningkatan kompetensi ini, mereka bisa memahami peran sesuai dengan fungsi dan tugasnya,” tambahnya.

Untuk itu ke depan, dirinya berharap, LPM bisa menjadi mitra kepala desa dalam memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa. Peran LPM adalah membantu kepala desa dalam menyampaikan aspirasi, sehingga mampu meningkatkan gotong royong di desa. Termasuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan berbagai kegiatan.

“Intinya harus mampu berkoordinasi dan mitra sebagai penguat kepala desa. Sama-sama memajukan desa, karena mereka dibentuk untuk tujuannya itu. Kepala desa tidak akan bisa bekerja sendiri, maka itu dibantu lembaga yang ada mulai dari LPM, PKK, BPD, dan kader Posyandu,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan Kasi Kelembagaan Desa pada DPMPD Kabupaten Tangerang Edi Kusmaya. Jumlah peserta yang mengikuti kompetensi sebanyak 352 peserta, dimana masing-masing LPM desa mengirimkan tiga orang. Dalam materi yang dibahas, juga mengurai sejumlah problem yang kerap terjadi di tingkat desa. Mulai dari peran serta LPM yang belum optimal, sampai pada pemahaman tugas pokok yang minim. Semoga setelah selesai kegiatan, pengurus dan anggota LPM bisa mengimplementasikannya di desa masing-masing untuk memajukan desa. (mg-04/adm)