LPTQ Banten Beri Penghargaan kepada Bupati dan Walikota

0
2.251 views
Wagub Banten Andika Hazrumy, Ketua Harian LPTQ Banten Syibli Syarjaya, dan perwakilan pemda usia penyerahan LPTQ Banten Award.

SERANG – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banten menyelenggarakan LPTQ Banten Award 2020 yang diberikan kepada Bupati dan Walikota di Banten.

LPTQ Banten Award diumumkan pada penutupan acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVII Provinsi Banten di aula pendopo gubernur, Sabtu (15/8) oleh Sekretaris LPTQ Provinsi Banten Ahmad Tholabi Kharlie.

Ada empat kategori penghargaan. Pertama kategori Dukungan Anggaran Pembinaan Alquran. Indikatornya yaitu Pemkab/Pemkot mengalokasikan anggaran khusus dari APBD atau mengupayakan dari CSR untuk pembinaan Alquran, baik melalui LPTQ maupun langsung kepada masyarakat. Pengharagaan ini diberikan kepada (1) Bupati Lebak, (2) Walikota Serang, (3) Bupati Serang, (4) Walikota Cilegon, (5) Bupati Pandeglang, (6) Walikota Tangerang, (7) Bupati Tangerang, dan (8) Walikota Tangerang Selatan.

Kedua kategori Dukungan Regulasi Pembinaan Alquran. Indikatornya yaitu Pemkab/Pemkot memiliki produk hukum berupa perda, perbup/perwal, atau peraturan lainnya yang menunjang terlaksananya pembinaan Alquran bagi masyarakat. Penghargaan ini diberikan kepada (1) Bupati Lebak, (2) Bupati Serang, (3) Walikota Cilegon, (4) Bupati Pandeglang, (5) Walikota Tangerang, (6) Bupati Tangerang, dan (7) Walikota Tangerang Selatan.

Ketiga kategori Dukungan Sarana dan Prasarana Pembinaan Alquran dengan indikator yaitu Pemkab/Pemkot menyediakan prasarana berupa gedung/bangunan permanen yang berfungsi sebagai pusat pembinaan Alquran dan pengelolaan manajemen pembinaan Alquran serta tersedianya sarana penunjang lainnya. Penghargaan ini diberikan kepada (1) Walikota Cilegon, (2) Bupati Pandeglang, (3) Walikota Tangerang, (4) Bupati Tangerang, dan (5) Walikota Tangerang Selatan.

Keempat kategori Daerah dengan Prestasi Terbaik dalam MTQ. Indikatornya yaitu Pemkab/Pemkot memiliki prestasi menjadi Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Banten sebanyak empat kali (tiga kali berturut-turut plus satu kali). Kategori ini hanya diberikan kepada Walikota Tangerang Selatan.

Tim Penilai LPTQ Banten Award 2020 yaitu Prof. Dr. K.H. E. Syibli Syarjaya, L.M.L., M.M., Prof. Dr. K.H. M.A. Tihami, M.A., Prof. Dr. H. Zakaria Syafi’i, M.Pd, Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd., Prof. Dr. H. B. Syafuri, M.A., Dr. K.H. A.M. Romly, M.Hum, Drs. H. Toton Suriawinata, M.Si. dan Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie.

“Nanti kategorinya akan terus berkembang. Tidak hanya untuk kepala daerah, juga untuk personal, media massa, LSM, dan lainnya,” ungkap Tholabi.

Saat memberikan sambutan, Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Syibli Syarjaya mengungkapkan dasar pemikiran LPTQ Banten Award. Yaitu moto Provinsi Banten: Iman-Takwa; Banten sebagai masyarakat yang berkarakter religius; Banten dikenal sebagai penghasil qari, hafizh, dan ulama Alquran.

“Perlu ada upaya sistematik dan sistemik untuk menjaga dan melestarikan karakteristik Banten sebagai center of exellence pembinaan dan pengembangan Alquran di Banten. Kepala daerah tingkat dua memiliki posisi dan peranan strategis dalam rangka memelihara tradisi dan khazanah Alquran serta pembinaan bagi masyarakat. Oleh karena itu, LPTQ Tingkat Provinsi Banten perlu memberikan penghargaan kepada
pimpinan daerah,” ungkap Syibli.

Adapun mekanisme, periode, dan bentuk penghargaannya, yaitu penghargaan diberikan dalam rentang periode penilaian lima tahunan; penghargaan disampaikan dalam momentum MTQ Tingkat Provinsi Banten; penghargaan berupa piagam yang ditandatangani Gubernur atau sekurang-kurangnya oleh Pimpinan LPTQ Provinsi Banten; dan penilaian dilakukan oleh tim yang dibentuk oleh LPTQ Banten terdiri atas unsur Pemprov, unsur perguruan tinggi, unsur ulama (MUI), unsur LPTQ Provinsi, dan unsur masyarakat. (*)