Lunasi Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Sekarang

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tangerang Elfanetti (tengah) usai memberikan keterangan pers di salah satu cafe Kota Tangerang. (27/11).

TANGERANG – Pemerintah terus membenahi Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (Program JKN-KIS). Untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan program tersebut, teranyar adalah dengan diterbitkannya Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan pada tanggal 18 September 2018 lalu.

Terbitnya Perpres ini sebagai wujud komitmen dari pemerintah untuk memastikan penyelenggaraan Program JKN-KIS berkelanjutan dan diharapkan terus mengalami perbaikan, agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari program jaminan kesehatan ini.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tangerang Elfanetti mengatakan, ada beberapa kebijakan yang diambil pemerintah yang tertuang didalam Perpres tersebut. “Antara lain, pemberhentian sementara Pejaminan Peserta yang tidak membayar iuran sampai dengan akhir bulan berjalan, diberhentikan sementara sejak tanggal 1 bulan berikutnya,” katanya.

Status kepesertaannya akan aktif kembali apabila telah membayar iuran bulan tertunggak, paling banyak untuk waktu 24 (dua puluh empat) bulan. Ketentuan ini akan mulai berlaku pada tanggal 18 Desember 2018.

“Untuk itu, kami mengimbau Peserta BPJS Kesehatan yang memiliki tunggakan iuran, agar dapat segera melunasi tunggakannya sebelum peraturan yang baru diberlakukan. Karena sebelum tanggal 18 Desember 2018 tunggakan iuran masih dihitung dengan jumlah maksimal 12 (dua belas) bulan tunggakan. Tentunya kami berharap agar Peserta JKN-KIS dapat membayar iuran secara rutin sebelum tanggal 10 setiap bulannya,” ujar Elfanetti.

Pembayaran iuran dapat dilakukan pada mitra-mitra pembayaran yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, antara lain Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, PT POS, Indomaret, Alfamart, Tokopedia. Iuran yang dibayarkan oleh Peserta JKN-KIS sangat bermanfaat bagi Peserta JKN-KIS yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Elfanetti juga menyampaikan informasi lainnya yaitu terkait kebijakan bayi baru lahir dari Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU)/Peserta Mandiri, dimana bayi baru lahir wajib didaftarkan dan membayar iuran paling lama 28 (dua puluh delapan) hari sejak dilahirkan. Ketentuan ini juga akan berlaku pada tanggal 18 Desember 2018. Oleh karena itu segeralah daftarkan bayi baru lahir dan jangan lupa membayar iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulannya.

“Kami berharap ketentuan baru dalam program JKN-KIS ini dapat diinformasikan kepada seluruh masyarakat, agar tidak terkendala dalam mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan dari BPJS Kesehatan,” harapnya.

Sampai saat ini terdaftar sebanyak 2.393.829 jiwa Peserta JKN-KIS di wilayah BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tangerang, yang mendapatkan pelayanan kesehatan pada 193 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 52 Rumah Sakit (termasuk klinik utama) serta 25 Apotek. (Riz/Naf)