SERANG – Mahasiswa diploma tiga (D3) Fakultas Ekonomi Untirta
mempertanyakan kelanjutan sarana pendidikan mereka. Gedung E yang selama ini
mereka gunakan untuk perkuliahan akan habis masa kontraknya dalam waktu
beberapa bulan ke depan. Dalam aksinya mereka menggalang tanda tangan sebagai bentuk
simpati atas kondisi kampus mereka.

Wacana yang beredar di kalangan mahasiswa dan rektorat,
perkuliahan mahasiswa akan dipindahkan ke gedung SMA 17 Kota Serang yang akan
disewa pihak kampus Untirta.

Mohamad Firdaus dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntasi
Untirta mengatakan bahwa kondisi ruang perkuliahan ini sangat meresahkan
mahasiswa. “Kapasitas gedung yang tidak memungkinkan semakin diperparah
dengan banyaknya jumlah mahasiswa. Kita tidak bisa bayangkan kalau ada
mahasiswa baru, mau ditempatkan di mana,” jelasnya kepada radarbanten.com,
Jumat (9/5/2014) di kampus Untirta Serang.

Selain penempatan kelas, mahasiswa juga mengeluhkan
pelayanan kampus yang dinilai kurang profesional dan lambannya pencairan dana
kemahasiswaan. “Dana kemahasiswaan juga belum juga turun. Harusnya bulan
lalu paling lambat,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Pembantu Rektor III Untirta Hidayatullah
Haila mengatakan bahwa dana kemahasiswaan sudah diturunkan dari pihak rektorat
ke tingkat fakultas. “Sudah diturunkan. Tinggal mahasiswa mengajukan ke
fakultas masing-masing melalui dekan,” jelasnya.

Sementara untuk kapasitas kelas, Hidayatllah membenarkan
bahwa gedung E hampir habis masa kontraknya. “Pihak rektorat sedang
berpikir untuk memberdayakan kelas yang ada. Mungkin akan ada pengaturan jadwal
perkuliahan ke malam hari atau memanfaatkan kelas yang ada di Kampus Teknik
(Cilegon-red),” papanrya.

Mengenai wacana penggunaan sewa SMA 17 Kota Serang
Hidayatullah membantahnya. “Kalau ke sana nggak,” pungkasnya. (WAHYUDIN)