SERANG – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Banten yang terdiri dari beberapa kampus yakni Untirta, UIN SMH Banten, UPI dan Unbaja hari ini mengkritik pengalokasian dana pendidikan di Banten oleh Pemerintah Daerah.
“Hari ini kita lakukan kampanye untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait bobroknya kondisi pendidikan di Banten. Hal itu terlihat dari hasil kajian kami yang menurut konstitusional pengalokasian dana APBD yang seharusnya dialokasikan sebesar 20 persen, namun di Banten ini hanya 5 persen,” kata Humas Aliansi Mahasiswa Banten Diego Fernando, Selasa (2/5).
Menurutnya, dengan kondisi tersebut mengakibatkan ketimpangan sosial dalam hal pendidikan, dimana di Banten terjadi potret pendidikan yang tidak merata. “Lihat saja sekarang pendidikan di Banten sangat berbeda antara desa dan kota, masyarakat yang kondisi perekonomian nya baik dan kurang itu sangat jauh berbeda,” jelasnya.
Kendati demikian, ia mengharapkan agar Pemerintah Daerah untuk dapat menyoroti kondisi pendidikan di Banten
“Yang kami inginkan, Pemda memiliki watak yang progresif  dan harus memberikan oeran yang sangat aktif kepada rakyat dalam hal pendidikan, serta memberhentikan proses liberalisasi sehingga rakyat mampu mengenyam pendidikan yang baik,” harapnya. (Wirda Garizahaq/risawirda@gmail.com)