Mahasiswa Malingping Tewas Terlindas Truk

LEBAK – Dede, tewas terlindas truk pengangkut semen di Jalan Raya Saketi-Malingping, di Kampung Sawagi, Desa Bolang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Minggu (24/11). Warga Kampung Pasirawi, Desa Sanghiang, Kecamatan Malingping itu tewas dengan luka di bagian kepala.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 6.15 WIB. Sebelumnya, korban yang mengemudikan motor Yamaha Vixion melaju kencang dari arah Saketi menuju Malingping. Tiba di belokan di Kampung Sawagi, motor yang dikemudikannya terguling ke kanan. Nah, saat bersamaan muncul truk tronton pengangkut semen dari arah berlawanan. Truk nopol BK 8909 EL yang dikemudikan Suma, langsung menabrak motor korban.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian. Polisi dari Polsek Malingping tiba di lokasi kejadian. Mereka mengevakuasi korban dan motornya yang masuk ke kolong truk dengan dibantu masyarakat setempat. Dua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan itu dibawa ke Mapolsek Malingping.

Ahmad Sai, warga Sawagi mengatakan, kecelakaan di Jalan Saketi-Malingping terjadi cukup cepat. Dia mendengar suara motor terjatuh dan membentur jalan beton. Warga yang kaget kemudian berlari ke pinggir jalan raya. Mereka melihat motor dan tubuh korban sudah berada di bawah mobil truk tronton. Karena itu, mereka langsung menghubungi aparat kepolisian untuk mengevakuasi tubuh dan kendaraan korban.

“Informasinya korban baru pulang habis main di Pandeglang. Dia akan pulang ke rumah dan terlibat kecelakaan di sini,” kata Sai kepada wartawan, kemarin.

Dijelaskannya, warga banyak yang menyaksikan proses evakuasi korban yang tewas akibat kecelakaan. Bahkan, pengendara yang melintas banyak yang berhenti sehingga membuat lalu lintas di jalan tersebut menjadi tersendat. “Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke RSUD Malingping,” paparnya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Lebak Musa Weliansyah mengaku prihatin dengan musibah kecelakaan antara pengendara sepeda motor dengan truk tronton pengangkut semen di Malingping. Kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi di ruas jalan provinsi tersebut. Karena itu, dia meminta kepada pemerintah daerah dan aparat kepolsian membatasi operasional truk tronton di wilayah Lebak selatan. Tujuannya untuk meminimalisasi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.

“Kita minta pemerintah daerah dan aparat kepolisian untuk membatasi waktu operasional truk tronton mulai pukul 22.00 sampai 5.00 WIB. Kalau siang hari jangan beroperasi dulu,” tegasnya.

Kasatlantas Polres Lebak Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fikry Ardiansyah mengatakan, korban tewas adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Banten. “Iya, kecelakaan pada Minggu pagi di Malingping. Satu orang tewas,” paparnya.(tur/nda/ira)